Tongkang Batubara Alami Laka Laut, Perairan Pantai Bayah Jadi Keruh
BantenEkspose.com - Tumpahan batubara dari kapal tongkang Manalinnes 9006 mencemari air laut di pesisir pantai Bayah, tepatnya di Kampung Cikumpay, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Selasa (3/8/2021).
Kondisi pasca terdamparnya kapal tersebut, membuat air laut mengalami keruh kehitam-hitaman. Sebelum terhempas arus Samudera Hindia, Kapal Manalinnes 9006 sedianya akan bersandar di Pelabuhan khusus milik PT Cemindo Gemilang, yakni Pelabuhan Cina Harbour Indonesia (CHI).
Ditemui BantenEkspose di lokasi kejadian, salah seorang warga setempat yang enggan disebut namanya mengatakan, batubara yang tersisa di atas kapal tongkang yang terdampar, diangkut secara secara manual.
Baca Juga: ..........Pantai Bayah Kembali Tercemar
Dia menyebutkan, di atas kapal itu, batubara yang tersisa saat ini tinggal sedikit, sebagian sudah diangkut. Akan tetapi, yang dikumpulkan juga volumnya tidak terlalu banyak.
"Iya pak, di sekitar kapal air laut keruh ke hitam-hitaman. Batubara juga yang terhempas gelombang sedikit, tidak seperti yang lalu, pernah terdampar kapal yang sama seperti ini," ungkapnya.
Sementara sampai berita ini dinaikan, BantenEkspose.com belum bisa menghubungi Kepala Sahbandar Bayah. Meski beberapa kali sudah berupaya menghubungi via telepon WhatsApp. (Odil)
