Kelurahan Pangampelan Bagikan Bantuan Beras PPKM
BantenEkspose.com - Pemerintah Kelurahan Pengampelan Kecamatan Walantaka Kota Serang, mendapatkan bantuan beras PPKM Darurat sebanyak 10 kilogram per Keluarga Penerima Manfaat (KPM), diperuntukkan peserta KPM Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Bantuan ini, bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia yang disalurkan melalui PT. Pos Indonesia Cabang Serang.
Hal tersebut disampaikan Lurah Pengampelan Kecamatan Walantaka Jupran, kepada bantenekspose.com, saat ditemui di kantor Kelurahan, Minggu (01/08/2021) pagi.
Jupran menjelaskan, jumlah bantuan beras yang diterima Kelurahan Pengampelan sebanyak 510 KPM, dari 14 Kelurahan se Kecamatan Walantaka sebanyak 3.980 KPM.
"Berdasarkan surat edaran yang diterima melalui pihak Kecamatan Walantaka, dari Pos Indonesia Nomor : 256/Kp.Sg/BB-PPKM/0721. Tertanggal 30 Juli 2021, Tentang Pelaksanaan Penyaluran BB-PPKM BPNT dan PKH Tahun 2021, " ucap Jupran yang juga Ketua Forum Silaturahmi Lurah se Kecamatan Walantaka ini.
"Didalam lampiran surat edaran tentang alokasi penyaluran bantuan beras di 14 Kelurahan tersebut, untuk Kelurahan Pengampelan ini terdiri dari 430 KPM BST dan 80 KPM PKH," imbuhnya.
Bantuan beras, kata Jupran, datangnya kemarin siang, jadi selang sehari sebelum hari pembagian.
"Itu bantuan beras secara serentak di dropping kemarin (red - 31/07/2021) se Kecamatan Walantaka," ujarnya.
Meskipun, masih kata Jupran, jadwal pembagian bantuan beras ini bertepatan dengan hari libur, namun dirinya tetap semangat mendampingi bahkan ikut membagikan bantuan beras tersebut.
"Karena memang jadwal pembagian nya yang kebenaran pas hari libur, hari minggu, tetap kita bantu fasilitasi, bahkan tadi juga kita ikut bantu2 ngangkatin karung berasnya itu," ujarnya penuh semangat.
Pihaknya menyatakan, bahwa penerapan perpanjangan dari pemberlakuan PPKM Darurat, dari segi penghasilan mata pencaharian sebagian besar warga Kelurahan Pengampelan ini mengalami penurunan.
“Setidaknya juga, dapat sedikitnya meringankan beban masyarakat miskin dan rentan, yang tidak bisa bekerja dan bahkan yang penghasilannya menurun," ungkapnya.
Dalam pembagian bantuan beras Ini, dirinya pun mengimbau kepada warga Pengampelan, untuk membawa apa saja data kelengkapan diri yang disampaikan oleh petugas Pos Indonesia dan pihak Kelurahan, selanjutnya tak kalah pentingnya mematuhi protokol kesehatan, dan menerapkan 5 M dan 1 D, dikarenakan masih dalam kondisi masih pendemi Covid - 19 ini.
"Untuk warga Pengampelan yang mengambil pembagian beras ini, selain membawa ketentuan yang disampaikan oleh petugas, warga pun diminta untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 5 M dan 1 D, salah satunya memakai masker dan menjaga jarak agar tidak berkerumun," paparnya.
"Mudah mudahan melalui penyaluran bantuan beras ini, sedikitnya dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan pokok masyarakat terdampak pandemi," sambungnya. (SC)