Walikota Serang Akan Tutup Giant Jika Langgar Prokes Lagi
BantenEkspose.com - Menjelang penutupan seluruh gerai Giant oleh PT Hero Supermarket Tbk, pada akhir Juli 2021. Belum lama ini para pengunjung di Kota Serang berbondong-bondong datang ke gerai Giant. Hal ini pun, memicu terjadinya kerumunan, dan berakibat pada pelanggaran Prokes.
Atas kejadian tersebut, jajaran Pemerintah Kota Serang melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Senin (31/5/2021).
Walikota Serang Syafrudin mengatakan, Sidak ini dilakukan untuk mengecek langsung kondisi terkini gerai Giant di Kota Serang.
"Belum ada koordinasi dengan Pemda. Makanya kami dan jajaran terjun langsung kesini (Giant)," katanya.
Syafrudin menegaskan, pihaknya akan melihat tiga hari kedepan, jika tidak bisa mematuhi protokol kesehatan, maka Pemkot Serang tidak akan segan-segan untuk menutup langsung.
Karena menurut dia, kerumunan yang terjadi sebelumnya, telah mengandung masalah. Sebab, saat ini Pemerintah sedang berjuang untuk menekan penyebaran Covid-19.
"Ternyata dengan adanya diskon ini membuka peluang virus Corona untuk menyebar kemana-mana. Saya belum tahu jumlahnya (kapasitas daya tampung) berapa. Makanya saya tugaskan Satpol PP Kota Serang untuk mengecek kapasitas ini berapa, karena harus 50 persen," jelasnya.
Kata Walikota, atas kerumunan yang terjadi kemarin, pihaknya melayangkan surat teguran terhadap manajemen Giant di Kota Serang. (uc)
