Sedang Panggul Gabah, Warga Kasemen Tersambar Petir
![]() |
| gambar: ilustrasi |
BantenEkspose.com - Warga Kecamatan Kasemen Kota Serang dihebohkan dengan adanya kabar salah satu warganya tersambar petir dan tewas seketika di lokasi areal persawahan, Sabtu (27/03/2021) petang.
"Betul bahwa ada kabar salah satu warga saya di lingkungan Kampung Kecacang ini, yang masuk wilayah Kelurahan Sawah Luhur, dan kebetulan saat itu saya bersama warga lainnya sambil membereskan tumpukan gabah yang tidak jauh dari lokasi kejadian, saya kaget sekali dan langsung lakukan tindakan penyelamatan," ucap Madsuro.
Madsuro mengatakan, korban tersambar bernama Radi usia 21 tahun, kedua rekannya masing masing bernama Mulyadi dan Sayuni dengan usia sekira 40 dan 50 tahunan, dengan alamat di RT/RW 002/005 kesemuanya ini pekerjaan sebagai petani
Adapun terkait kronologis kejadian, Ketua RT 001 RW 005, Madsuro, mengisahkan bahwa korban saat itu diduga asyik mendengarkan musik melalui HP yang ditaruh ditas kecil atau selempang.
"Saat kita gotong untuk evakuasi ditemukan ada satu buah Hp yang rusak terbakar dalam tas kecilnya," ungkapnya.
Korban saat itu, kata Madsuro, berjalan beriringan bersama dua rekannya menyusuri pematang sawah sambil memanggul gabah hasil panen di areal persawahan milik H. Lawi, adapun posisi jalan korban saat kejadian berada ditengah dua rekan lainnya.
"Iya betul korban saat itu dalam posisi berjalan berada ditengah dua rekannya, adapun kondisi kedua rekan korban itu selamat dan tidak ada luka luka, terus untuk gabah yang dipanggul korban meledak sampai hancur, terus untuk korban keluar darah dari mulutnya dengan kondisi baju yang sudah gosong," ujarnya.
Kondisi cuaca saat itu di lokasi kejadian, masih kata Madsuro, masih terang, tapi yang herannya ada kilatan petir menyambar cukup terang ke arah korban dan itu hanya sekali saja, tak lama kemudian turun hujan.
"Cuaca seeh saat itu masih terang yach, padahal udah sore itu sekira jam empat an sore lebih lah, tapi tiba tiba ada kilatan petir cukup terang sinarnya dan menyambar korban seketika itu sehingga menyebabkan korban tewas seketika di lokasi," jelasnya.
Spontan saya datangi korban dan kedua rekannya ini, lanjut Madsuro, memastikan kondisi dan situasi korban untuk di evakuasi, kalaupun kondisi tubuh korban masih hangat, kita bawa ke Puskesmas mudah mudahan masih bisa tertolong.
"Mudah mudahan kalau pun kondisi tubuhnya masih hangat, kita bawa ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat, dan mudah mudahan masih bisa tertolong," harapnya.
Korban meninggal dunia tersambar petir ini, Madsuro menambahkan meninggalkan istri dan satu anak, selain itu pihak keluarga juga mengikhlaskan atas musibah ini, dan berencana menguburkan korban besok siang.
"Korban ini meninggalkan istri dan satu orang anak, dan pihak keluarga mengikhlaskan atas kejadian ini, untuk pemakaman informasi dari pihak keluarga korban besok siang sebelum Dzuhur," pungkasnya. (uc)
