NEWS

Ishak Newton: ASN Harus Dukung Langkah Gubernur, Bukan Ikut Bermain Dalam Kegiatan Proyek

BantenEkspose.com
- Masih banyaknya kegaduhan dalam pelaksanaan lelang pengadaan barang dan jasa, maupun kegiatan penunjukan dan pemilihan langsung, dalam lingkup birokrasi Pemerintah Provinsi Banten, diduga akibat adanya permainan oknum ASN maupun pihak lainnya, yang hanya mengambil keuntungan untuk kelompoknya.

Demikian disampaikan Direktur KMB (kaukus muda Banten) Ishak Newton, kepada BantenEkspose.com, Selasa (15/02/2021) malam.

Menurut Ishak, kegaduhan dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa selama ini,patut diduga kuat adanya permainan oknum aparatur sipil negara (ASN) dan segelintir orang  yang mengambil keuntungan untuk kelompoknya. Kondisi ini, jelas akan berpengaruh negatif terhadap proses pengadaan barang dan jasa, yang bernuansa kolutif yang cenderung berujung di perilaku korup.

"Saya berharap, dugaan praktek seperti itu harus disudahi. ASN jangan pernah terlibat dalam permainan proyek, termasuk dalam pelaksanaan kegiatan yang bersifat penunjukan maupun pemilihan langsung," ujar Ishak.

Dalam penelaahan tim KMB, lanjut Ishak, ditemukan dugaan ketidakberesan dalam pelaksanaan pekerjaan, diduga akibat adanya kepentingan oknum ASN yang ikut bermain dalam proyek, baik yang besifat lelang maupun pemilihan serta penunjukan langsung.

Fenomena tersebut, ujar Ishak, jelas kontra sekali dengan keinginan dan tekad Gubernur Banten Wahidin Halim, yang ingin mewujudukan clean government (pemerintahan bersih), dengan tujuan pelaksanaan capaian pembangunan di Provinsi Banten berlangsung efektif dan efisien.

Ditegaskan Ishak, seharusnya ASN pro aktif mendukung tekad gubernur dalam mewujudkan clean government, bukan ikut campur bermain dalam pengadaan barang dan jasa, baik dalam prosesnya maupun pelaksanaanya.

"Tekad Gubernur dalam mewujudkan clean government, harus didukung oleh ASN dan stakeholder lainnya," tandas Ishak.  

Ishak menambahkan, pihak KMB akan terus menginventarisir sejumlah ASN yang diduga bermain dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa. Hal ini dilakukan, sebagai dukungan kepada Gubernur Banten, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.

"Kami dukung dan support langkah gubernur. Karena itu, kami terus inventarisir sejumlah ASN yang diduga masih bermain proyek," tutup Ishak. (k1/red)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar