Tahun ini, 4.042 Ponpes di Banten Dapat Bantuan Rp 40 Juta
0 menit baca
Bantenekspose.com - Pemerintah Provinsi Banten pada tahun ini akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 161,680 milyar. Dana itu diberikan untuk bantuan pondok pesantren se-Provinsi Banten.
Demimian Disampaikan Gunernur Banten Wahidin Halim seusai membuka Rapat Kerja Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten, di Gedung Negara Provinsi Banten, Selasa (19/01/2021).
Turut hadir Sekda Banten Al Muktabar, Forkompida Banten, para pengrus FSPP Banten dan Kabupaten/Kota.
Gubernur mengatakan, bantuan dana tersebut akan dibagikan kepada 4.042 Ponpes dengan alokasi anggaran Rp 40 juta per-Ponpes.
"Saya merasa sebagai Gubernur terbantu dengan adanya Ponpes. Dana tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan Ponpes yang telah ikut serta membangun pendidikan keagamaan, dan mencerahkan masyarakat Banten," katanya.
"Mereka juga berswadaya mengelola ponpes jadi besar. Harusnya jadi contoh bagi yang lain," imbuh WH.
Sementara Ketua Presedium FSPP Banten, Kiyai Anang Azhari Ali mengatakan, sejak 2017 sampai 2021 bantuan untuk Ponpes mengalami kenaikan. Ia merinci, pertama kali bantuan hibah sebesar Rp 20 juta per-pesantren, kemudian naik menjadi Rp 30 juta, dan kini pada 2021 Gubernur Banten menyalurkan dana hibah ke seluruh Ponpes sebesar Rp 40.
"Alhamdulillah, kita patut bersyukur kepada Pak Gugernur yang benar-benar perhatian penuh terhadap Ponpes yang ada di Provinsi Banten ini," ujarnya.
Lanjutnya, pada tahun 2020 sudah tersalurkan sekitar 98 persen. Untuk validasi data Ponpes dilakukan oleh FSPP Kabupaten/Kota di Banten. Kata Anang, data base yang valid ini lah yang mendapat dana hibah. Adapun untuk syarat mendapatkan dana bantuan ini, Ponpes harus memiliko Izin Oprasional.
"Kalau ada yang fiktif-fiktif tidak akan disalurkan. Insya allah tidak ada istilahnya sesuatu yang tidak kita harapkan kejanggalan di 2021. Fiktif itu namanya ada pesantrennya gak ada," ucapnya. (es'em)
