NEWS

Libur Nataru, Penumpang di Terminal Pakupatan Tercatat Meningkat

Bantenekspose.com
- Berdasarkan catatan BPTD Wilayah VIII Provinsi Banten, Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Pakupatan, data penumpang bus pada saat libur Natal dan Tahun Baru 2021 mengalami peningkatan.

Hal ini disampaikan Kepala Terminal Tipe A Pakupatan, Waluyo Diyanto saat ditemui di Pospam Nataru, Kamis (31/12/2020) malam.

Waluyo mengungkapkan, pada saat libur Nataru mengalami kenaikan dari hari biasanya. Untuk pertanggal 30 Desember 2020 kedatangan penumpang dari luar daerah mengalami kenaikan sekitar 3 persen, sementara untuk keberangakatan dari Terminal Pakupatan perhari rata-rata ada kenaikan sekitar 4 persen.

"Penumpang paling banyak pada saat siang hari, itu datang dari daerah jawa tengah," katanya.

Menurut Waluyo, kenaikan ini memang tidak dapat dihindari, sebab setiap tahun saat hari libur, sudah pasti penumpang akan mengalami kenaikan.

"Meski ada kenaikan, kita lebih fokus bagaimana masyarakat menerapkan protokol kesehatannya," katanya.

Kendati demikian, kata Waluyo, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sudah pasti mengalami penurunan yang sangat drastis. Sebab tahun lalu belum terjadi pandemi Covid-19, sehingga pengguna moda transportasi bus lebih banyak.

"Tahun baru sebelumnya memang sangat jauh berbeda, lebih besar kenaikannya. Saat itu memang belum ada pandemi. Jadi kalau dibandingkan antara tahun 2020 dengan 2019, penumpang bus mengalami penurunan drastis," ujarnya.

Rapid Tes Antigen
Lebih lanjut, Waluyo mengungkapkan, Pos Pengamanan di Terminal Pakupatan sudah berjalan selama empat hari, di posko ini juga diadakan rapid test antigen. Ia mengungkapkan, pada hari pertama ketika dilakukan rapid tes antigen, sebanyak 114 orang negatif.

Kemudian pada hari kedua dilakukan rapid tes terhadap 152 orang, ditemukan 12 orang reaktif dan 140 orang hasilnya negartif. Selanjutnya dihari ketiga dai 78 orang yang dilakukan rapid tes di Terminal Pakupatan, ada 2 orang reaktif. Sementara pada hari keempat dari 107 orang ada sekitar 7 orang reaktif.

"Rapid itu dilakukan terhadap penumpang yang turun di Kota Serang," katanya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang, M Ikbal mengatakan, bagi penumpang yang hasil rapid tes antigen-nya reaktif dilakukan isolasi mandiri, lalu akan dilakukan tes PCR.

"Kalau hasilnya nanti positif, akan dikirim ke rumah singgah," paparnya. (es'em)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar