Bangunan Shelter Tsunami Binuangeun Wanasalam Disoal Aktivis
0 menit baca
Bantenekspose.com - Aktivis pemuda asal Kecamatan Wanasalam, Ugi Ismawan menyoroti kondisi gedung shelter yang berada di Kampung Binuangeun, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten dinilai tidak terurus dan nyaris terbengkalai.
Menurut Ugi, hal itu terlihat banyaknya coret-coretan yang memenuhi dinding gedung shelter. Begitu juga kondisi lantai gedungnya yang kotor dan banyak sampah.
Belum lagi, kata Ugi, beberapa kabel terlihat putus dan patah, pecahan kaca berserakan hingga kotoran. "Selain itu fasilitas berupa instalasi listrik tenaga surya, sirine, lampu hingga mesin air rusak dan hilang di karenakan tidak terawat," kata Ugi dalam keterangan tertulis kepada awak media, Jum'at (2/10/2020)
Ugi juga mengatakan, peran shelter begitu penting untuk menjadi tempat evakuasi masyarakat saat bencana terjadi. Karena, saat bencana tsunami terjadi masyarakat memerlukan tempat evakuasi sementara yang bisa dijangkau dengan cepat, aman dan nyaman.
Kendati demikian, pihaknya meminta pemerintah segera memperbaiki fasilitas gedung shelter tersebut agar masyarakat yang akan evakuasi ke sana bisa merasakan kenyamana dengan fasilitas yang baik.
"Kalau memang pemerintah atau instansi yang bersangkutan memikirkan nasib rakyatnya, maka fasilitas yang rusak harus diperbaiki. Begitupun sebaliknya," ungkap Ugi. (mac)
