Bupati Marah-Marah, Aktivis Lebak Angkat Bicara
0 menit baca
Bantenekspose.com - Marah-Marahnya Bupati Lebak dalam rapat penandatanganan Nota kesepakatan KUPA dan PPAS – P APBD Kabupaten Lebak, tahun anggaran 2020 yang dihadiri oleh seluruh anggota DPRD, mendapat respon dari aktivis Lebak Selatan, Rizwan Comrade.
Rizwan menyesalkan hal itu terjadi, karena bagaimanapun, DPRD Kabupaten Lebak tengah berduka, setelah orang nomor satu di parlemen itu, Dindin Nurohmat meninggal dunia, di Hotel Marilyn Serpong, Tangerang, Minggu (6/9/2020).
"Dari bahasa yang disampaikan Bupati Lebak sangat jelas terlihat arogan. Terlebih saat kondisi berkabung, atas meningganya Ketua DPRD Dindin Nurohmat," katanya dalam pesan tertulis yang diterima awak media via pesan whatsApp, Senin (7/9/2020) malam.
Rizwan memandang, sebagai Bupati Lebak tentu sikap marah-marah tidak elok dilihat, seharusnya kekesalan itu tak harus dilontarkan.
"Tidak elok dilihat, ketika memandang gaya konfrontasi congkak. Almarhum Dindin Nurohmat itu orang nomer satu di Parlemen Lebak. Layak untuk mendapatkan perlakuan yang lebih," ujarnya.
Kata dia, interupsi yang dikemukakan anggota DPRD Lebak dari fraksi PPP, Musa Weliansyah sebuah hal yang wajar. Ada baiknya Bupati Lebak menjadikan hal itu sebagai evaluasi.
"Sebagai wakil rakyat sah-sah saja pak Musa mempersoalkan, harusnya Bupati Lebak intropeksi. Bukannya malah memasang kuda-kuda, seolah tak mau disalahkan," paparnya. [es'em]
Rizwan menyesalkan hal itu terjadi, karena bagaimanapun, DPRD Kabupaten Lebak tengah berduka, setelah orang nomor satu di parlemen itu, Dindin Nurohmat meninggal dunia, di Hotel Marilyn Serpong, Tangerang, Minggu (6/9/2020).
"Dari bahasa yang disampaikan Bupati Lebak sangat jelas terlihat arogan. Terlebih saat kondisi berkabung, atas meningganya Ketua DPRD Dindin Nurohmat," katanya dalam pesan tertulis yang diterima awak media via pesan whatsApp, Senin (7/9/2020) malam.
Rizwan memandang, sebagai Bupati Lebak tentu sikap marah-marah tidak elok dilihat, seharusnya kekesalan itu tak harus dilontarkan.
"Tidak elok dilihat, ketika memandang gaya konfrontasi congkak. Almarhum Dindin Nurohmat itu orang nomer satu di Parlemen Lebak. Layak untuk mendapatkan perlakuan yang lebih," ujarnya.
Kata dia, interupsi yang dikemukakan anggota DPRD Lebak dari fraksi PPP, Musa Weliansyah sebuah hal yang wajar. Ada baiknya Bupati Lebak menjadikan hal itu sebagai evaluasi.
"Sebagai wakil rakyat sah-sah saja pak Musa mempersoalkan, harusnya Bupati Lebak intropeksi. Bukannya malah memasang kuda-kuda, seolah tak mau disalahkan," paparnya. [es'em]
