Maju Sebagai Cawabup Pandeglang, Pujianto: Petahana Harus Dilawan
0 menit baca
BantenEkspose.com – Setelah mendapat restu DPW Nasdem Banten, untuk maju sebagai Calon Wakil Bupati Pandeglang berpasangan dengan Toni Mukson, Pujianto mengaku akan menempuh mekanisme yang ada di dalam partai.
"Saya berterimakasih beliau (Ketua Nasdem Banten, Edi Ariadi) sudah menyampaikan ke kader semua, bahwa beliau sudah memberikan restunya untuk saya dan tinggal kita menunggu partai koalisi lain. Mudah-mudahan partai koalisi lain sepakat untuk memberikan rekomnya kepada Thoni Mukson dan saya," ungkapnya.
Dalam restu itu, kata politisi Nasdem ini, Ketua DPW Nasdem memberi arahan agar dirinya menempuh mekanisme yang ada di dalam partai. Kemudian dia juga diminta untuk melakukan lobi politik dengan parpol koalisi perubahan.
Saat ini, kata Pujiyanto, timnya sesuai arahan DPW telah mempersiapkan kekuatan untuk mendongkrak popularitas dan elektabilitasnya karena dalam waktu dekat akan digelar survei bacalon.
"Alhamdulilah, kita sudah intens komunikasi politik dan kita sudah mempersiapkan segalanya dari sekarang. Termasuk kita mau survei, nanti malam juga saya akan menyiapkan logitstik alat peraga. Mudah-mudahan disana bisa masuk di spot (lokasi) kosong yang tidak pro dengan petahana. Artinya sesuai target, apa yang kita lakukan insya Allah mekanisme yang sudah kita tempuh ini bisa sesuai harapan," ungkap Pujianto.
"Saya harus mengorbankan jabatan saya sebagai anggota DPRD Serang. Ini kan cukup susah payah juga memperjuangkan ini," paparnya.
Meskipun begitu, ia tetap bertekad penuh maju dalam kontentasi pilkada Pandeglang. Ia mengaku maju sebagai bentuk loyalitasnya kepada masyarakat pada umumnya dan NasDem khususnya. Karena pilkada ini, adalah kesempatan dan momentum berharga bisa bertarung dengan petahana.
"Jadi maju terus pantang mundur. Pada prinsipnya kita mengejar kemenangan, dan kita ikhlas menetima kekalahan. Petahana harus dilawan, karena seperti yang saya sampaikan dalam orasi politik di PPP-PKB lalu, ini pertarungan birokrat dan kekuatan rakyat," pungkasnya. (es'em)
"Saya berterimakasih beliau (Ketua Nasdem Banten, Edi Ariadi) sudah menyampaikan ke kader semua, bahwa beliau sudah memberikan restunya untuk saya dan tinggal kita menunggu partai koalisi lain. Mudah-mudahan partai koalisi lain sepakat untuk memberikan rekomnya kepada Thoni Mukson dan saya," ungkapnya.
Dalam restu itu, kata politisi Nasdem ini, Ketua DPW Nasdem memberi arahan agar dirinya menempuh mekanisme yang ada di dalam partai. Kemudian dia juga diminta untuk melakukan lobi politik dengan parpol koalisi perubahan.
Saat ini, kata Pujiyanto, timnya sesuai arahan DPW telah mempersiapkan kekuatan untuk mendongkrak popularitas dan elektabilitasnya karena dalam waktu dekat akan digelar survei bacalon.
"Alhamdulilah, kita sudah intens komunikasi politik dan kita sudah mempersiapkan segalanya dari sekarang. Termasuk kita mau survei, nanti malam juga saya akan menyiapkan logitstik alat peraga. Mudah-mudahan disana bisa masuk di spot (lokasi) kosong yang tidak pro dengan petahana. Artinya sesuai target, apa yang kita lakukan insya Allah mekanisme yang sudah kita tempuh ini bisa sesuai harapan," ungkap Pujianto.
Pujianto mengaku, tidak mau main-main bertarung melawan petahana di Pilkada Pandeglang. Karena segala sesuatunya dipertaruhkan termasuk jabatannya sebagai anggota DPRD Serang.
"Saya harus mengorbankan jabatan saya sebagai anggota DPRD Serang. Ini kan cukup susah payah juga memperjuangkan ini," paparnya.
Meskipun begitu, ia tetap bertekad penuh maju dalam kontentasi pilkada Pandeglang. Ia mengaku maju sebagai bentuk loyalitasnya kepada masyarakat pada umumnya dan NasDem khususnya. Karena pilkada ini, adalah kesempatan dan momentum berharga bisa bertarung dengan petahana.
"Jadi maju terus pantang mundur. Pada prinsipnya kita mengejar kemenangan, dan kita ikhlas menetima kekalahan. Petahana harus dilawan, karena seperti yang saya sampaikan dalam orasi politik di PPP-PKB lalu, ini pertarungan birokrat dan kekuatan rakyat," pungkasnya. (es'em)
