NEWS

30 Orang di Cihara Tercatat OTG, Kepala Puskesmas: Bukan Berarti Positif Covid-19

BantenEkspose.com Data orang tanpa gejala (OTG) di Kecamatan Cihara tercatat mengalami kenaikan sebanyak 30 orang. Kendati demikian, status itu bukan berarti telah terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal itu diungkapkan Sekretaris tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Cihara yang sekaligus Kepala Puskesmas Cihara Hermansyah, saat dimintai keterangan via pesan WhatsApp, Jumat (12/6/2020) dini hari.

Hermansyah mengatakan, istilah OTG diberikan kepada sesorang yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga, harus dilakukan tes swab. Namun apabila hasilnya negatif, maka bukan lagi disebut OTG.

"OTG itu orang yang kontak erat dengan penderita yang positif. Tapi belum tentu positif (Covid-19)," ujarnya.

Selain itu Herman mengungkapkan, OTG harus di swab, karena ditakutkan ada penularan dari orang yang terkonfirmasi.
"Kalau udah keluar hasil swab-nya dan hasilnya tidak terkonfirmasi, artinya negatif. Maka orang tersebut bukan OTG lagi," ungkapnya.
Kata dia, OTG itu sama seperti orang sehat, hanya memiliki risiko terpapar. Karena pernah kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi covid-19.
Herman berharap, untuk masyarakat diimbau agar tidak terlalu panik, tapi tetap waspada dengan menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun sehabis beraktifitas, dan menghindari kerumunan.
"Jangan terlalu panik tapi tetap waspada, dan jangan ada anggapan bahwa yang OTG itu positif. Jangan sampai yang OTG itu dikucilkan," paparnya.

Diketahui, data OTG di Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak mengalami kenaikan setelah dilakukan swab masal di Kantor Kecamatan Cihara pada 8 Juni 2020. Tes itu diberlakukan bagi yang pernah mengalami kontak erat sebelumnya. (es'em)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar