Kondisi Pandemi Covid-19, STIH Painan Adakan Yudisium Online
0 menit baca
BantenEkspose.com - Ditengah
pandemi covid-19 Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Painan
mengadakan kegiatan yudisium online
atau daring. Hal ini
dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona dan sejalan dengan himbauan
pemerintah melakukan physical distancing, Sabtu
(09/05/2020)
Rangkaian
prosesi ini diikuti 125 peserta, perwakilan 5 dosen, 3 staf dan ketua Pembina Yayasan Pendidikan dan
Kesejahteraan Masyarakat H. Patwan Siahaan, SE, SH., M.H.
Sementara, Seluruh yudisiawan STIH Painan,
mengikuti seluruh rangkaian acara dari rumah atau tempat masing-masing lewat google meetings secara live dengan media laptop atau HP.
Layaknya yudisium,
pada umumnya panitia mewajibkan peserta
mengisi daftar hadir google
form, memakai baju putih, berdasi dan mengenakan jas almamater. Sedangkan
dosen, staf dan pejabat struktur diwajibkan memakai masker dengan menjaga jarak
serta melakukan pengukuran suhu sebelum memasuki ruangan aula justitie.
Ketua
Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Painan Dr. H. Aan Asphianto, S.Si., SH., M.H,
dalam sambutan sekaligus membuka acara mengatakan, yudisium merupakan salah
satu rangkaian proses akademik yang berkaitan dengan pemberian penghargaan
kepada mahasiswa, yang telah menyelesaikan seluruh proses
akademika selama belajar selama 4 tahun
“Diharapkan ilmu yang didapat selama di bangku
kuliah bermanfaat, mampu berkiprah ditengah masyarakat, menjaga nama baik
almamater dan siap bersaing di dunia kerja walaupun dalam kondisi pandemi covid-19,” ungkapnya
Dikatakan Aan, Program Pascasarjana STIH Painan siap
untuk menyambut para yudisium ke-5 gelombang 1
(satu) ini dengan optimal,
serta memberikan beasiswa khusus bagi para alumninya,
untuk terus meningkatan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pembacaam SK Yudisium dilaksanakan oleh Ketua
Panitia, yang juga Wakil Ketua
1 Bidang Akademik
Dr. Rani Sri Agustina, SH., M.H.
“Peserta
sudah berhak mendapatkan gelar akademik Sarjana Hukum (SH),” ujar Rani, seusai acara
Hasil Penelitian
Dihari
yang sama,
Ketua LP3M Prof. Dr. Sudadio,
M.Pd melaporkan hasil penelitian dosen,
turut serta dosen peneliti dan mahasiswa STIH Painan. Laporan itu dilakukan
sebagai wujud tanggung jawab Ketua LP3M dan peneliti selama tiga bulan meneliti
kepada Ketua STIH Painan Bapak Dr. H. Aan Asphianto, S.Si., SH., MH dan ketua
Pembina Yayasan Pendidikan Kesejahteraan Masyarakat
(YPKM) Bapak H. Patwan Siahaan, SE., SH., MH.
“Anggaran penelitian tersebut,
didapatkan dari hibah internal Yayasan dengan tujuan meningkatkan produktifitas
dosen dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian dan
Pengabdian,” kata Sudadio. (hms/red)


