NEWS

Mata Pencaharian Terancam Hilang, Ratusan Penambang Minta Kebijakan Pemerintah


Bantenekspose.com – Kebijakan dengan menutup penambangan emas tanpa izin (PETI), disatu sisi efektif untuk mengurangi kerusakan lingkungan. Sementara disisi lain, menimbulkan dampak ekonomi, hilangnya pekerjaan yang menjadi penyambung hidup ratusan penambang.

Menyikapi persoalan ini, Senin kemarin (27/01/2020) sedikitnya 300 penambang emas yang ada di Desa Pasirgombong Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak, berkumpul di kantor desa setempat, menggelar musyawarah bersama unsur pemerintah dan dihadiri anggota DPRD Lebak.

Menurut TB Endin, penggagas pertemuan tersebut, digelarnya musyawarah dilatari permintaan ratusan penambang yang ingin meminta arahan, agar bisa beraktifitas kembali, seperti biasanya.

“Ini menyangkut kebutuhan sehari-hari. Langkah yang diambil dari musyawarahnya tersebut, para penambang akan membuat koperasi, agar bisa memperoleh ijin pertambangan rakyat,” ujar Endin

Anggota DPRD Lebak asal Dapil IV  Rully Sugiharto mengatakan, penutupan aktivitas pertambangan kemarin, berdampak pada ekonomi masyarakat yang sudah kadung bergantung pada pertambangan. Karenanya, ia meminta kebijakan tersebut ditinjau ulang, agar para penambang bisa kembali beraktifitas kembali

“Saya mengimbau, para penambang agar mengikuti prosedur yang telah ditetapkan pemerintah, mulai persoalan keamanan penambang  hingga persoalan kelestarian lingkungan,” ujarnya

Dalam Musyawarahnya yang dihadiri Rully Sugiharto Ketua Dewan komisi ll, Endang Purnama Kepala Desa Pasir Gombong, Dadan Kepala Desa Cikotok, Muspika Bayah, TB Endin selaku Penggagas dan  300 para penambang dan tokoh pemuda.

Rully juga meminta, pihak Kepolisian memberikan arahan kepada penambang, karena banyak yang kurang paham soal aturan main dunia pertambangan.  Karenanya,melalui musyawarah yang digelar mewujud sepakat pada badan hukum koperasi, sebagai wadah usaha para penambang agar menempuh prosedur yang ditentukan.

“Koperasi nantinya harus memberikan arahan kepada masyarakat, jangan sampai masyarakat tidak tahu apa yang akan mereka lakukan," tutup Rully (odil)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar