Kapolri Idham Azis: KPK dan Polri Bergandengan Tangan Perkuat Sinergitas
0 menit baca
BantenEkspose.com - Kapolri Jenderal Idham Azis menyatakan
bahwa Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus sama-sama membangun
sinergitas terkait dengan pencegahan dan pemberantasan praktik korupsi di
Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan Kapolri Idham Azis usai melakukan
pertemuan dengan Pimpinan KPK di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Senin
(4/11/2019).
Idham memastikan, sinergitas
Polri dan KPK menjadi salah satu program utama dirinya ketika dipilih menjadi
Kapolri. Sehingga, kedepannya, bisa terwujud kerjasama dalam penegakan hukum
yang baik.
"Seperti dalam program kerja saya memantapkan apa yang selama
ini. Sehingga kedepan benar-benar intitusi Polri dan KPK bergandengan tangan
bisa sama-sama bangun sinergitas yang positif dalam rangka penegakan dan
pencegahan tindak pidana korupsi Itu hal esensial," kata Idham dalam jumpa
pers bersama Ketua KPK Agus Rahardjo.
Menurut Idham, terjalinnya
komunikasi ini tercipta bukan hanya ketika dirinya menjabat sebagai orang nomor
satu di Polri. Tetapi, dia sudah intens membangun komunikasi sejak dahulu.
"Sebelumnya saya kemarin ketika menjabat di Propam Polda Metro Jaya dan
Bareskrim membangun intens komunikasi silahturami bersama beliau. Beliau sudah
saya anggap seperti kakak dan orang tua sendiri. Sehingga sbg pejabat baru saya
datang bersilahturahmi memohon arahan dan petunjuk," papar Idham.
Dikesempatan yang sama, Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad
Iqbal memastikan bahwa Polri dan KPK memiliki semangat yang sama terkait dengan
pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia. "Yang jelas masa depan
pemberantasan korupsi the show must be go on, sekuat-kuatnya," ujar Iqbal.
Menurut Iqbal, dengan berkunjungnya Kapolri Idham Azis ke
KPK, ini merupakan bukti bahwa Polri memiliki keseriusan dan memandang bahwa
KPK adalah mitra kerja lembaga penegakan hukum.
"Teman-teman dan publik juga harus paham Bapak Kapolri
Jumat kemarin dilantik oleh Bapak Presiden yang pertama di kunjungi adalah
Panglima TNI setelah itu yang kedua Ketua KPK, ini menunjukkan pesan bahwa
beliau sangat ingin mensupport dan membantu tugas-tugas KPK secara Lembaga,” tutupnya (sumber:
bidhumPoldaBanten)
