Data Pengangguran Tertinggi se Indonesia, DPP FKBSS Soroti Statment Kadisnaker Provinsi Banten
0 menit baca

Bantenekspose.com – Ketua
Umum DPP Forum Keluarga Besar Sumatera Bagian Selatan (FKBSS) Nasir Maulana,
menyoroti statement Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Banten, yang naik tayang
di salah satu media online terkenal di Indonesia.
Ketua Umum DPP FKBSS Nasir Maulana, mengatakan, isi di dalam
media online tersebut, yaitu Pemprov
Banten menyalahkan para pendatang terkait tingginya angka pengangguran. Daerah
ini menempati urutan pertama se-Indonesia dengan jumlah pengangguran 8,11% versi
BPS atau 490,8 ribu orang.
Nasir melalui rilis yang diterima media ini, Sabtu (09/11/2019), mengutip
statement Kepala Dinas Tenaga Kerja Banten Al Hamidi, yaitu Banten ini banyak tempat pencari kerja
mengadu nasib. Banyaknya urbanisasi dari luar Banten yang mencari kerja disini
belum terserap semua. Menumpuk-numpuk sehingga menjadi angka pengangguran
tersebut.
Menurut Nasir, anggotanya yang juga pendatang dari pulau
Sumatera banyak yang ingin bekerja di Provinsi Banten. Datang ke Banten dengan
baik-baik, sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) tentunya mempunyai hak yang
sama, mencari rejeki yang halal.
"Warga anggota kami, juga pendatang dari Pulau Sumatera
yang ingin bekerja di Provinsi Banten. Kami minta tolong kepada Pemprov Banten,
jangan seolah-olah diduga menyalahkan pendatang. Kami kesini datang dengan baik
baik. Kami juga warga negara Indonesia, yang mempunyai hak sebagai warga negara
Indonesia yang ingin mengadu nasib untuk mencari rejeki halal," kata
Nasir. (red)