Soal Naiknya Iuran BPJS, Pemkot Serang Akan Sesuaikan Kemampuan APBD
0 menit baca
Bantenekspose.com - Disahkannya iuran BPJS Kesehatan menjadi 100 persen, Pemerintah Kota Serang mengaku akan menyesuaikan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dimiliki Kota Serang.
Walikota Serang Syafrudin,mengungkapkan hal tersebut, saat ditemui usai Rapat Paripurna, di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang, Kamis (31/10/2019).
Syafrudin menuturkan, meskipun kenaikan iuran BPJS sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Kota Serang tetap akan menyesuaikan dengan Kemampuan APBD Kota Serang. Namun apabila tidak mampu, pihaknya akan melakukan secara bertahap.
"Kita penyesuaian saja, disesuaikan dengan kempuan daerah. Ya kalau memang nanti tidak mampu, ya mungkin akan disesuaikan," katanya.
Syafrudin mengaku, pihaknya tidak akan melakukan pengurangan kuota yang sudah dicover Pemkot Serang sebelumnya. Sebab, menurutnya akan menjadi masalah dikemudian hari. Akan tetapi pihaknya akan mencoba melakukan penambahan anggaran sesuai kemampuan. Ia menyebutkan, dari jumlah penduduk Kota Serang. Pihaknya baru dapat mengcover sebanyak 42 ribu orang.
"Jadi kalau pengurangan kuota kita jangan, karena menurut saya justru akan menjadi masalah. Lebih baik penambahan anggaran. Nanti akan disesuaikan dengan kemampuan," ujar Walikota Serang. (SC)
Walikota Serang Syafrudin,mengungkapkan hal tersebut, saat ditemui usai Rapat Paripurna, di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang, Kamis (31/10/2019).
Syafrudin menuturkan, meskipun kenaikan iuran BPJS sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Kota Serang tetap akan menyesuaikan dengan Kemampuan APBD Kota Serang. Namun apabila tidak mampu, pihaknya akan melakukan secara bertahap.
"Kita penyesuaian saja, disesuaikan dengan kempuan daerah. Ya kalau memang nanti tidak mampu, ya mungkin akan disesuaikan," katanya.
Syafrudin mengaku, pihaknya tidak akan melakukan pengurangan kuota yang sudah dicover Pemkot Serang sebelumnya. Sebab, menurutnya akan menjadi masalah dikemudian hari. Akan tetapi pihaknya akan mencoba melakukan penambahan anggaran sesuai kemampuan. Ia menyebutkan, dari jumlah penduduk Kota Serang. Pihaknya baru dapat mengcover sebanyak 42 ribu orang.
"Jadi kalau pengurangan kuota kita jangan, karena menurut saya justru akan menjadi masalah. Lebih baik penambahan anggaran. Nanti akan disesuaikan dengan kemampuan," ujar Walikota Serang. (SC)
