Jalan Lintas 4 Desa Rusak, Warga Tagih Janji Bupati
0 menit baca

BantenEkspose.com- Rusaknya jalan penghubung antar desa di Kecamatan Panggarangan, menuai protes warga. Mereka menagih janji Bupati Lebak, saat berkunjung ke wilayah ini, beberapa waktu lalu.
Hingga periode kedua, duet kepemimpinan Iti-Ade, jalan yang melintasi 4 desa (Situregen,Cimandiri, Cibarengkok dan Gunung gede) Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, masih saja rusak. Buntut kekecewaan itu, akhirnya warga yang didampingi Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC) melakukan aksi unjuk rasa, Senin (07/10/2019)
Dalam Aksinya, Galih Januar Pamungkas, Korlap Aksi yang juga merupakan Ketua Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC) mengatakan, aksi ini salah satu bentuk kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah.
"Aksi ini akan terus berlanjut, hingga ada kepastian dari pemerintah, terkait pembangunan jalan yang rusak," ujar Galih.
Sebagai aktivis, dirinya turut prihatin apa yang dirasakan masyarakat. Akses jalan yang seharusnya menjadi prioritas pemerintah tapi seakan di biarkan bertahun-tahun dengan kondisi rusak.
"Sudah cukup lama masyarakat menikmati jalan rusak yang penuh resiko. Ini harus segera dibenahi oleh pemerintah. Kami meminta, agar jalan poros desa di kecamatan Panggarangan segera di bangun," tambahnya.
Galih juga mengancam, jika tuntutan aksi tidak dipenuhi, maka akan mengerahkan massa dalam jumlah yang banyak ke Pemkab Lebak.
Ditempat yang sama, Elik (40), warga Pasirkanyere Desa Cimandiri yang turut serta dalam aksi mengatakan, intinya kami hanya menagih janji bupati ketika dalam kunjungan periode awal ke desa Cimandiri
"Sudah dua periode Bupati Iti menjabat, ternyata dari periode pertama sampai saat ini, tidak ada tindak lanjut untuk pembangunan jalan di daerah kami," kata Elik.
Elik meminta, agar pembangunan jalan segera di prioritaskan. Mengingat jalan tersebut sudah sekitar tujuh tahun dengan kondisi rusak.
"Kami butuh bukti bukan sekedar janji dan kami ingin kan kepastian. Jika tuntutan kami tidak diindahkan, maka kami akan aksi ke kabupaten," pungkasnya.
Informasi berhasil dihimpun, aksi akan di gelar selama tiga hari. Titik aksi berlokasi di kampung Mutiara Desa Cimandiri Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak. (sp/RED)