Soal RSUD Kota Serang, Ini Kata Budi Rustandi
0 menit baca
![]() |
| Budi Rustandi, Ketua DPRD Kota Serang |
"Masa rumah sakit ngelayanin orang hamil doang, gak hebat lah," ungkap Budi Rustandi, saat ditemui di ruang Kerjanya, di Gedung DPRD Kota Serang belum lama ini.
Politisi Patai Gerindra itu, mengaku telah memanggil Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang, untuk memanggil semua Kepala Puskesmas se-Kota Serang kaitan peremajaan alat kesehatan (Alkes). Menurutnya, karena ada programnya maka harus dilakukan dayung bersambut, dan tidak menunggu diperintah oleh pimpinan.
"Jangan menunggu perintah dari Walikota saja, jadi kalau ada apa-apa dia harus bisa mengintip apa saja yang dapat dimanfaatkan oleh Kota Serang untuk pembangunan. Ya karena kita sadar diri, tau diri bahwa APBD kita tidak akan cukup," ungkap Budi
"Alhamdulillah kemarin sudah rapat, ditandatangani oleh Walikota, baru dia berjalan ke Kementrian. Itu target yang paling utama ya, artinya niat tulus yang paling dalem nih. Karena kita liat sendiri kondisinya disana seperti apa," katanya.
Budi mengingatkan, jangan sampai baru terbangun gedung RSUD Kota Serang saja sudah merasa bangga, padahal kekurangannya banyak. Lebih jauh Budi mengatakan, mengenai Perda Retribusi RSUD Kota Serang sendiri menjadi program dayung bersambut DPRD Kota Serang. Hal itu dimaksudkan agar Perda selesai, RSUD sudah siap digunakan.
"Nah sekarang ada kendala lagi tuh, karena biaya BPJS naik. Berkurang lagi tuh anggarannya. Penurunan anggaran berdampak dari kita menganggarkan sebelum ada kenaikan. Akhirnya harus mengikuti tuh anggarannya, karena kalau gak gitu kita agak sulit juga," katanya. (SC)
