NEWS

Soal Berkibarnya Bendera OPM di Depan Istana, Ini Simpulan Diskusi HMI Jabodetabeka-Banten

Suasana diskusi Badko HMI Jabodetabeka-Banten, menyikapi pengibaran bendera OPM di depan Istana. Diskusi tersebut dipandu Nofa Ksatria, Mahasiswa Pasca Sarjana Ilmu Politik UI (foto: Dok Badko HMI Jabodetabeka-Banten)

Bantenekspose.com – Terjadinya kerusuhan yang berbungkus rasisme saat ini, disebabkan kepentingan elite politik menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI. Selain itu, kepolisian dinilai tidak tegas dalam menindak para pengunjuk rasa, sehingga bendera bintang kejora berkibar bebas di depan istana.

Hal tersebut, merupakan sebuah simpulan diskusi permasalahan bangsa dengan tema Pengibaran Bendera OPM Di depan Istana, Siapa Yang Bertanggung Jawab: Kapolda atau Kapolri, yang diselenggarakan Bidang PTKP Badko HMI Jabodetabeka-Banten, di Asrama Mahasiswa Islam Sunan Giri, Rawamangun, Jakarta Timur(03/09/2019)

Diskusi yang dipandu Nofa Ksatria (Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia), dalam rangka menyikapi permasalahan Pengibaran bendera bintang kejora (OPM) di depan Istana Presiden RI beberapa waktu lalu.

Dalam rilis yang diterima Bantenekspose.com, Ketua Pelaksana diskusi R. Ridwan menyampaikan, diskusi diselenggarakan untuk menyikapi pengibaran bendera bintang kejora, yang telah mencoreng kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Diskusi ini kami selenggarakan, karena kami melihat tindakan pengibaran bendera OPM yang mencoreng kedaulatan NKRI. Siapa yang bertanggungjawab atas peristiwa tersebut, Kapolri atau Kapolda?” tutur Ridwan

Dalam kesempatan kali ini, Ketua Umum Badko HMI Jabodetabeka-Banten, Hendra Djatmiko, mengkritisi aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian, yang bertugas mengamankan aksi unjuk rasa Papua, dianggap tidak tegas dalam menghalau pengibaran bendera bintang kejora di depan istana.

"Pengibaran bendera bintang kejora di depan Istana Presiden RI, jelas sudah mencoreng kedaulatan NKRI," ujar Hendra.

Hendra juga mengatakan, bahwa kepolisian yang bertugas untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa, telah kecolongan dan tidak tegas dalam menangani berkibarnya bendera bintang kejora tersebut.

“Atas peristiwa tersebut, Presiden Jokowi harus melakukan tindakan tegas untuk mengganti Kapolri dan Kapolda harus mundur dari jabatannya,” ujar Hendra

Sementara itu, Achmad Fanani Rosyidi (aktivis HAM) salah satu narasumber dalam diskusi tersebut mengatakan, para elit politik harus bertanggung jawab atas terjadinya kerusuhan-kerusuhan yang mengatasnamakan rasisme belakangan ini.

“Presiden RI Joko Widodo harus melakukan proses rekonsiliasi nasional, dengan pihak-pihak terkait agar kondisi bangsa ini kembali kondusif,” imbau Fanani. (Sky/red)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar