NEWS

Masih Ada yang Bandel, Satpol PP Bongkar Paksa Warem di Pulomanuk


BantenEkspose.com – Peringatan SatPol PP Lebak, berkait pembongkaran warunng remang-remang (warem) di kawasan Pulomanuk dan Cipanengah Desa Darmasari Kecamatan Bayah, rupanya tidak dipatuhi semua pemilik warem. Selain berdiri di sempadan pantai, warem tersebut, diduga keras dijadikan tempat praktek prostitusi dan peredaran miras.

Karena Surat Peringat Ketiga (SP3) yang dilayangkan tak dipatuhi, Ahad pagi kemarin (08/09/2019) Tim Satpol PP Lebak dan pihak Muspika Kecamatan Bayah terpaksa melakukan pembongkaran. Pelaksanaan penertiban dan pembongkaran tersebut yang dilaksanakan oleh Tim gabungan Pol-PP Kabupaten Lebak dipimpin Dartim Kasat Pol-PP, yang  didampingi Suyanto Camat Bayah, Ahmad Kepala Desa Darmasari, AKP Rahmat KBO Polres Lebak, Kapten Basori Pasi Intel Kodim Lebak, Lettu CPM Riswara Denpom Lebak, AKP Tatang Warsita Kapolsek Bayah, Kapten Armed A.Rosid Danramil Bayah.

Pada saat pelaksanaan pembongkaran tersebut, Kasat Pol PP Lebak Dartim, mengumpulkan masyarakat yang memiliki warung dan menyarankan, bagi warga yg ingin melakukan Usaha Warung kopi dan makanan di wisata Pulomanuk, agar mendaftarkan diri ke Kepala Desa setempat dengan syarat warung yang ada sesuai dengan tata ruang dan peraturan yg berlaku.

"Dalam pelaksanaan kali ini satuan pol pp tidak melakukan pembongkaran warem seluruhnya, dan masih memberikan kesempatan kepada pemilik warung untuk melakukan pembongkaran sendiri,” kata Dartim

Dikatakan Dartim, Satuan Pol pp  pada hari Rabu, 11 September 2019 akan melakukan kembali penertiban dan bilamana masih ada bangunan yg belum di bongkar, Sat Pol PP akan melakukan pembongkaran seluruhnya.

Sementara Camat Bayah A Suyanto, kepada media ini Senin (09/09/2019) mengatakan, akan terus melakukan pemantauan tempat dan bangunan di sepanjang sempadan Pantai di Kecamatan Bayah, yang dibangun tidak sesuai dengan peraturan yang ada.

“Saya Imbau, semua warga menaati peraturan yang ada. Toh semuanya demi kepentingan bersama juga. Termasuk mereka yang ingin berjualan di kawasan wisata, tolong perizinannya diurus,” imbau Suyanto (Odil)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar