Kembali, Syafrudin Didaulat Nakhodai DPP Bandrong
0 menit baca
BantenEkspose.com - Dewan Pembina Pusat (DPP) Pencak Silat Bandrong tengah mempersiapkan pelantikan untuk H Syafrudin yang saat ini menjabat Walikota Serang, sebagai ketua umum. Hal ini dikatakan oleh Sekjen DPP Bandrong, Ahmad Martin kepada wartawan saat di temui di sebuah rumah makan di Kota Serang, Jum'at (13/9/2019).
Saat ini, kata Martin, berbagai persiapan tengah disusun oleh Pencak Silat Bandrong Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Banten. Mulai dari tempat acara, tamu undangan, sampai dengan komsumsi. Sedangkan untuk pelantikan sebagai Ketum DPP Bandrong sendiri, akan dilaksanakan pada 20 Desember mendatang.
"Pelantikan ini tidak hanya untuk Syafrudin sebagai Ketum DPP. Tetapi juga Ketua DPW Banten, Ketua DPW Cilegon dan Ketua DPW Kabupaten Serang. Ini akan kita selenggarakan di alun-alun Barat Kota Serang, dengan menghadirkan pengurus 16 Provinsi di Indonesia. Bahkan acara inipun digelar secara nasional," katanya.
Ia berharap, setelah dilantik kepengurusan yang baru, struktural organisasi Pencak Silat Bandrong akan lebih matang, dan tidak main-main sebagai penghubung kultural Banten.
"Ini bisa menjadi penjembatani pelestarian budaya. Bahkan juga kebangkitan Bandrong, dalam menghidupkan nuansa Budaya di wilayah Banten. Pimpinan juga harus bertanggungjawab dalam melestarikan pencak silat di Banten," tutup Martin. (SC)
Saat ini, kata Martin, berbagai persiapan tengah disusun oleh Pencak Silat Bandrong Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Banten. Mulai dari tempat acara, tamu undangan, sampai dengan komsumsi. Sedangkan untuk pelantikan sebagai Ketum DPP Bandrong sendiri, akan dilaksanakan pada 20 Desember mendatang.
"Pelantikan ini tidak hanya untuk Syafrudin sebagai Ketum DPP. Tetapi juga Ketua DPW Banten, Ketua DPW Cilegon dan Ketua DPW Kabupaten Serang. Ini akan kita selenggarakan di alun-alun Barat Kota Serang, dengan menghadirkan pengurus 16 Provinsi di Indonesia. Bahkan acara inipun digelar secara nasional," katanya.
Ia berharap, setelah dilantik kepengurusan yang baru, struktural organisasi Pencak Silat Bandrong akan lebih matang, dan tidak main-main sebagai penghubung kultural Banten.
"Ini bisa menjadi penjembatani pelestarian budaya. Bahkan juga kebangkitan Bandrong, dalam menghidupkan nuansa Budaya di wilayah Banten. Pimpinan juga harus bertanggungjawab dalam melestarikan pencak silat di Banten," tutup Martin. (SC)

