Lantik 182 Pejabat, Tatu Minta OPD Harus Kerja Maksimal
0 menit baca
BantenEkspose.com - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah melantik 182 pejabat Struktural Esselon II, III, IV dan Fungsional yang terdiri dari 2 Pejabat pimpinan petingga pratama, 25 pejabat Esselon III A, 24 pejabat Esselon III B, 95 Pejabat Esselon IV A, 25 pejabat IV B, 11 jabatan Fungsional di Tenis Indoor Pemkab Serang, Selasa (17/09/2019).
Menurut Tatu, Pemkab Serang membutuhkan aparatur sipil negara (ASN) yang mampu berkerja keras dan bisa bersinergi dengan masyarakat, agar percepatan program Kabupaten Serang bisa terlaksana.
"Rotasi, mutasi ataupun promosi bagian dari dinamika kebutuhan personil organisasi dan birokrasi," ujar Tatu
Dikatakan Tatu, pelantikan tersebut merupakan kebutuhan OPD agar bisa bekerja secara maksimal dan sesuai kemampuan individu untuk memajukan Kabupaten Serang.
"Apabila tidak diisi oleh personil yang loyal, profesional, dan memiliki potensi, maka hal ini sangat bermasalah secara teknis," kata Tatu
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Serang, Mohamad Ishak Abdul Roup mengatakan, setelah pelantikan dipastikan semua posisi kosong sudah terisi. Karena, pelantikan tersebut ada juga Eselon II hasil open bidding yakni kepala DPMD.
"Jadi sudah tertutupi semua," ucapnya.
Ia mengatakan, rotasi dan mutasi ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan dan juga untuk mengisi kebutuhan organisasi.
"Yang jelas normatif sesuai kompetensi kemudian dibahas di Baperjakat. Sudah sesuai semua dan pertimbangan baperjakat (penilai kinerja). Sudah tidak ada kekosongan kecuali eselon II RSUD," tuturnya. (Red)
Menurut Tatu, Pemkab Serang membutuhkan aparatur sipil negara (ASN) yang mampu berkerja keras dan bisa bersinergi dengan masyarakat, agar percepatan program Kabupaten Serang bisa terlaksana.
"Rotasi, mutasi ataupun promosi bagian dari dinamika kebutuhan personil organisasi dan birokrasi," ujar Tatu
Dikatakan Tatu, pelantikan tersebut merupakan kebutuhan OPD agar bisa bekerja secara maksimal dan sesuai kemampuan individu untuk memajukan Kabupaten Serang.
"Apabila tidak diisi oleh personil yang loyal, profesional, dan memiliki potensi, maka hal ini sangat bermasalah secara teknis," kata Tatu
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Serang, Mohamad Ishak Abdul Roup mengatakan, setelah pelantikan dipastikan semua posisi kosong sudah terisi. Karena, pelantikan tersebut ada juga Eselon II hasil open bidding yakni kepala DPMD.
"Jadi sudah tertutupi semua," ucapnya.
Ia mengatakan, rotasi dan mutasi ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan dan juga untuk mengisi kebutuhan organisasi.
"Yang jelas normatif sesuai kompetensi kemudian dibahas di Baperjakat. Sudah sesuai semua dan pertimbangan baperjakat (penilai kinerja). Sudah tidak ada kekosongan kecuali eselon II RSUD," tuturnya. (Red)
