Soal KPK 2019Untirta, Ini Kata Ketua UKM Multimedia
0 menit baca
![]() |
| Firas Firdaus Ramadhan selaku Peninjau Multimedia Untirta (Dok. Firas/Multimedia Untirta) |
BantenEkspose.com - Setelah Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) - Untirta berniat
memberikan rapor merah terhadap KPK 2019. Kini Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
Multimedia Untirta menyebut jika social media marketing-nya terbilang kurang
memadai.
Bermula dari video jingle yang diusung pihak panitia KPK
2019. Video itu berisikan 4 orang yang sedang berjoget dan diiringi jingle KPK
2019. Motif dari video itu sebagai percontohan agar mahasiswa baru mencontoh
konten terkait secara perkelompok.
Hal itu menuai kritik dari para alumni yang rata-rata dari
Ilmu Komunikasi Untirta. Firas Firdaus Ramadhan selaku Peninjau UKM Multimedia.
Menurutnya video jingle tersebut jauh dari standarisasi kemultimediaan.
"Saya lihat itu begitu jauh dari standarisasi
kemultimediaan. Terutama dari bidang visual, contoh dari pengambilan gambar dan
visual phone, audio. Itu benar-benar jauh dari indikator penilaian
visual," kata Firas saat diwawancara pihak BantenEkspose.com, Rabu (07/08/2019)
Selain itu, menilai jika Ospek tahun ini merupakan
perpeloncoan. Mulanya ia menelisik estetika video yang diunggah oleh akun
Instagram @kpkuntirta2019.
"Itu terbilang perpeloncoan mahasiswa baru. Karena,
saya mikirnya kalo memang mereka mau memberika suatu arahan ataupun suatu
inspirasi," ujarnya
Ia menegaskan jika hal ini merupakan ketidaksinergisan antar
Ormawa. Menurutnya, ia menyindir birokrat kampus selaku panitia KPK 2019 tidak
mengetahui keberadaan UKM yang menggiati bidang visual.
"Ini merupakan ketidaksinergisan antar Organisasi
Mahasiswa (Ormawa), harusnya birokrat kampus ini mengetahui Ormawa apa saja
yang menjadi pelaku visual," tegasnya
Firas menyinggung anggaran untuk KPK 2019 tidak sedikit.
Menurutnya panitia KPK 2019 enggan mencari tahu UKM atau komunitas terkait.
"Kalau mereka hanya mengandalkan kepanitaan internal
mereka saja, akan ada banyak lini yang sulit mereka kerjakan. Kalau saya
singgung masalah anggaran, kayaknya nggak mungkin sedikit," pungkasnya (Gilang)
