Belum Miliki Markas Khusus, PMI Malingping Ngaku Kewalahan Tangani Korban Pingsan
0 menit baca

BantenEkspose.com – Karena pengaruh cuaca yang
lumayan panas dan kondisi fisik kurang prima, puluhan peserta upacara
peringatan HUT Kemerdekaan ke-74 RI di Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak
banyak yang jatuh pingsan.
Kesigapan petugas media setempat
dan PMI Kecamatan Malingping memang patut diacungi jempol. Namun, ternyata
mereka mengaku kewalahan.
Menurut Sekretaris PMI Kecamatan
Malingping Yeni Mulyani, jumlah peserta upacara yang mengalami pingsan pada upacara
peringatan HUT kemerdekaan RI kali ini, meningkat dari tahun sebelumnya. Penyebabnya,
diduga kondisi fisik yang kurang prima, ditambah dengan cuaca di kawasan
Malingping yang cukup panas.
Dikatakan Yeni, petugas memang sedikit
kewalahan menangani korban pingsan. Apalagi, PMI Kecamatan Malingping belum
memiliki markas khusus untuk evakuasi penanganan khusus korban jatuh pingsan,
Walaupun kali ini petugas bertambah.
"Ada sekitar 50 petugas
unsur pengurus PMI Kecamatan Malingping, KSR PMI Kecamatan Malingping, PMR
tingkat Wira dari SMAN1 Malingping, SMAN 2 Malingping, dan SMKN1
Malingping," terang Yeni, Sabtu (17/08/2019).
Yeni berharap, agar kedepan disiapkan markas khusus untuk PMI Malingping, yang
sifatnya tetap, tidak berpindah pindah. "Kami pinjam sekertariat PPK
Kecamatan Malingping, semoga kedepan kami memiliki markas yang tetap,"
harap Yeni.
Sementara Wakil Ketua PMI Kecamatan Malingping Muhamad Taufan, menambahkan data
yang ditangani PMI Malingping. “Yang masuk ada sekitar 40 orang, diantaranya 20
pingsan, 1 dehidrasi dan 19 lemas,” ucap Taufan (Sep-PWM)