UPH Bersama Habitat For Humanity Indonesia, Gelar Pameran Poster Gagasan Rumah Layak Huni
0 menit baca
![]() |
| Pameran Poster dihadiri Julia Dewi - Kaprodi Arsitektur (ke-5 dari kiri) dan Prodi Arsitektur bersama perwakilan dari universitas partisipan lainnya (dok. UPH) |
BantenEkspose.com
- Universitas Pelita Harapan (UPH) bersama Habitat for Humanity Indonesia
menggelar pameran poster yang berlangsung di Mall Living World, Alam
Sutera, Tangerang, Banten pada 24-28 Juli 2019. Pameran ini merupakan rangkaian
dari Indonesia Housing Forum 2019 yang merupakan forum diskusi para
pemangku kepentingan di bidang perumahan layak, guna mendapatkan solusi bagi persoalan
perumahan tidak layak.
Pameran
ini menampilkan 15 poster hasil dari riset dan kegiatan Pengabdian Kepada
Masyarakat (PKM), baik dari akademisi, komunitas, industri, maupun CSR dari
industri. Berbagai inovasi desain dan teknologi tepat guna untuk rumah layak
huni diangkat dalam pameran ini. Diantaranya poster pojek yang sudah dikerjakan
oleh Habitat for Humanity, Puskim Bandung, serta hasil riset dan PKM dari
program studi Arsitektur beberapa universitas seperti UPH, Tantri Abeng
University, Trisakti dan Universitas Pembangunan Jaya.
Communication
Manager Habitat for Humanity Indonesia Martya Litna dalam kesempatan tersebut
mengatakan, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi para pemangku
kepentingan. Sehingga lebih banyak masyarakat yang bisa memiliki rumah laik
huni.
Menurut
Dr. Julia Dewi, Dosen Arsitektur School of Design UPH, kegiatan ini juga
mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Kita punya hubungan baik dengan kementerian PUPR. Dan melalui kegiatan ini, kami, akademisi, praktisi, dan serta industri, dapat sama-sama mengetahui apa rencana pemerintah, dan sebaliknya kami dapat memberikan masukan dan kritik. Dengan demikian masing-masing pihak dapat mengetahui posisinya serta dapat melihat peluang untuk bekerjasama dan memperbaiki apa yang kurang untuk menghasilkan solusi yang terbaik,” jelas Dewi, yang juga panitia penyelenggara pameran ini.
"Kita punya hubungan baik dengan kementerian PUPR. Dan melalui kegiatan ini, kami, akademisi, praktisi, dan serta industri, dapat sama-sama mengetahui apa rencana pemerintah, dan sebaliknya kami dapat memberikan masukan dan kritik. Dengan demikian masing-masing pihak dapat mengetahui posisinya serta dapat melihat peluang untuk bekerjasama dan memperbaiki apa yang kurang untuk menghasilkan solusi yang terbaik,” jelas Dewi, yang juga panitia penyelenggara pameran ini.
Rangkaian
kegiatan Indonesia Housing Forum 2019 terdiri dari diskusi panel, pameran
poster dan kunjungan ke salah satu projek perumahan layak huni. Bersamaan
dengan kegiatan ini, di tempat terpisah, pada Kamis, 25 Juli 2019, di Jakarta
Design Center, diadakan forum diskusi yang diikuti para pemangku kepentingan di
bidang perumahan layak. Forum ini bertujuan untuk mendapatkan solusi bagi
persoalan perumahan tidak layak melalui topik diskusi perumahan layak
terjangkau sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi. (rilis_uph/red)
