Soal PHK Krakatau Steel, Kadisnaker dan Gubernur Beda Pendapat
0 menit baca
![]() |
| Ribuan Buruh PT Karakatau Steel saat menggelar aksi unjukrasa beberapa waktu lalu. |
Hal tersebut dikatakan Alhamidi saat diwawancara awak media, usai mengikuti rapat paripurna DPRD Banten, di Kawasan pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Palima, Curug, Kota Serang, Rabu (10/7/2019).
"Ya, dampaknya ada. Tapi kan ada juga yang mem-PHK, ada juga yang menerima," katanya.
Dikatakan Alhamidi, saat ini saja sudah banyak perusahaan-perusahaan yang merekrut tenaga kerja baru.
"Sudah banyak yang menerima, PWI (Parkland World Indonesia-red) kemarin saja sudah 600 menerima (karyawan) dan banyak perusahaan-perusahaan juga yang banyak menerima (membuka) juga," ungkapnya.
Pernyataan Alhamidi itu bertolak belakang dengan Gubernur Banten Wahidin Halim.
Menurut WH sapaan akrab Wahidin Halim, adanya PHK besar-besaran ini akan menambah angka pengangguran di Banten, walaupun tidak secara signifikan. Karena, kata dia, Banten saat memasuki tingkat pengangguran kedua dari Jawa Barat (Jabar).
"Yang menjadi persoalan ketika industri tidak lagi menggunakan tenaga manusia, tapi sudah menggunakan mesin canggih, implikasinya adalah ancaman pengangguran," terangnya. (emde)
