Rektor Untirta Tawarkan Rencana Pembangunan Fakultas Pertanian di Pandeglang
0 menit baca
BantenEkspose.com - Hadir di pendopo Kabupaten Pandeglang, Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Prof Soleh Hidayat menyampaikan rencana pembangunan gedung baru fakultas pertanian kepada Bupati Pandeglang Irna Narulita.
Pembangunan gedung pertanian tersebut, rencananya akan dibangun di dua desa di Kabupaten Pandeglang yaitu Desa Koranji dan Kaduela, Kecamatan Cadasari. Menurut Soleh, nantinya bisa menjadi dampak positif dalam mengangkat perekonomian masyarakat Pandeglang.
"Impact-nya pada pertumbuhan ekonomi, disana masyarakat dapat membuat rumah kost, rumah makan, dan jasa lainnya sehingga menambah penghasilan masyarakat," kata Soleh dalam pemaparannya di hadapan Bupati Pandeglang, Selasa (9/7/2019).
Ia menuturkan, rencananya tanah seluas 8 hektare yang berada di Desa Koranji dan Kaduela itu pada tahap pertama akan dibangun gedung fakultas, ruang perkuliahan, ruang dekan dan agro teknopark.
"Sertifikat dalam waktu dekat akan segera selesai, setelah itu kami bisa menjemput pendanaan dari Kementrian Ristek, APBN, dan uang yang kami himpun dari mahasiwa," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, melihat dampak yang sangat besar bagi masyarakat Pandeglang, maka dirinya meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pandeglang agar segera menyelesaikan masalah hibah tanah yang akan digunakan (dibangun-red).
"Saya menyambut baik sekali, selain meningkatkan ekonomi, akan meningkatkan pengembangan pertanian dan derajat pendidikan di Pandeglang," tandasnya. (Alfa)
Pembangunan gedung pertanian tersebut, rencananya akan dibangun di dua desa di Kabupaten Pandeglang yaitu Desa Koranji dan Kaduela, Kecamatan Cadasari. Menurut Soleh, nantinya bisa menjadi dampak positif dalam mengangkat perekonomian masyarakat Pandeglang.
"Impact-nya pada pertumbuhan ekonomi, disana masyarakat dapat membuat rumah kost, rumah makan, dan jasa lainnya sehingga menambah penghasilan masyarakat," kata Soleh dalam pemaparannya di hadapan Bupati Pandeglang, Selasa (9/7/2019).
Ia menuturkan, rencananya tanah seluas 8 hektare yang berada di Desa Koranji dan Kaduela itu pada tahap pertama akan dibangun gedung fakultas, ruang perkuliahan, ruang dekan dan agro teknopark.
"Sertifikat dalam waktu dekat akan segera selesai, setelah itu kami bisa menjemput pendanaan dari Kementrian Ristek, APBN, dan uang yang kami himpun dari mahasiwa," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, melihat dampak yang sangat besar bagi masyarakat Pandeglang, maka dirinya meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pandeglang agar segera menyelesaikan masalah hibah tanah yang akan digunakan (dibangun-red).
"Saya menyambut baik sekali, selain meningkatkan ekonomi, akan meningkatkan pengembangan pertanian dan derajat pendidikan di Pandeglang," tandasnya. (Alfa)
