Gerakan Pramuka, Ketulusan dan Keikhlasan yang Mengedepankan Gotong Royong
0 menit baca
![]() |
| Pelantikan Majelis Pembina Ranting (Mabian) Gerakan Pramuka Kecamatan Cijaku Periode 2019-2022, di Cijaku Kabupaten Lebak, Kamis (04/07/2019) |
Bantenekspose.com - Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, menegaskan
bahwa Gerakan Pramuka adalah organisasi yang menyelenggarakan pendidikan
nonformal, melalui Pendidikan Kepramukaan sebagai bagian pendidikan nasional,
dilandasi Sistem Among dengan Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan.
Wakil Bupati (Wabup) Lebak
selaku Ketua Kwartir Cabang (Ka kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Lebak, H Ade Sumardi mengatakan, bahwa Pramuka
merupakan lembaga visioner yang bertugas mempersiapkan generasi muda yang
mengedepankan nilai sosial, norma dan istiadat, taat tata tertib dan aturan
serta mengembangkan sikap kesukarelaan dan kegotongroyongan.
Ade menyampaikan hal tersebut
saat melantik Majelis Pembina Ranting (Mabiran) Gerakan Pramuka Kecamatan
Cijaku Periode 2019-2022, di Cijaku Kabupaten Lebak, Kamis (04/07/2019).
“Di Pramuka tidak ada
paksaan, yang ada ketulusan dan keikhlasan yang mengedepankan gotong- royong,”
kata Ade.
Ade juga mengatakan, bahwa
pramuka tidak sekedar di sekolah, namun harus merambah sampai ke lingkungan
masyarakat. Untuk itu dirinya meminta Camat selaku Ketua Mabiran, agar serius
menggembleng dan mengurus gerakan Pramuka,
serta melakukan edukasi kepada masyarakat terkait kepramukaan di wilayahnya.
Untuk mengedukasi dan
memasyarakatkan gerakan pramuka, dalam waktu dekat Kwarcab Lebak akan
melaksanakan kegiatan Perkemahan Gelar Pemuda Desa (Arkasa). Menurut Wabup,
Arkasa ini pertama kalinya di Indonesia dan akan menjadi pilot projek.
Kegiatan itu akan digelar di
Markas Madala Yudha, rencananya akan dihadiri oleh Ketua Kwartir Nasional
(Kwarnas) Budi Waseso (Buwas). Aksara sendiri akan diikuti oleh 4 orang
perwakilan pemuda dari tiap desa di Kabupaten Lebak.
“Akan ada 1.380 pemuda yang
akan dilatih kepramukaan dan berbagai disiplin ilmu. Dari berbagai lembaga
mulai BNN, BPBD, Kesehatan dan lain-lain dari harapannya agar bisa menularkan
ilmunya kepada masyarakat,” ujar Ade
Ade berharap, dari kegiatan
tersebut akan melahirkan generasi handal yang mengerti tentang kebencanaan,
mengingat wilayah ini sebagai wilayah rawan bencana. Selain itu, dapat
menangkal bahaya dan peredaran narkoba di daerahnya serta memiliki kepedulian
sosial yang tinggi terhadap sesama.
Sementara, Camat Cijaku
selaku Ketua Mabiran Gerakan Pramuka Cijaku Cece Sahroni mengatakan, akan
segera memulai aksinya untuk lebih meningkatkan peran Gerakan Pramuka di Cijaku
sesuai amanat undang-undang.
Cece optimis, gerakan
ini akan diterima oleh masyarakat, untuk
itu dirinya meminta semua pihak membantu. “Dalam waktu dekat kita akan
melaksanakan HUT Pramuka. Ini momentum untuk membuktikan eksistensi gerakan
pramuka di Kecamatan Cijaku, saya meminta semua pihak membantu,” kata Cece. (ADH-hms/red)
