Wakil Walikota Serang: Pemkot Serang Komitmen Berikan Insentif Gerabadan
0 menit baca
![]() |
| Didampingi Kapolres Serang AKBP Firman, Wakil Walikota Serang H. A Subadri memaparkan komitmen Pemkot Serang memberikan insentif guru ngaji (gerabadan) |
Gerabadan tersebut, diambil dari bahasa lokal yang bermakna guru mengaji, yang mengajar kepada anak-anak awal mengeja Al-Qur'an setiap ba'da Magrib.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemkot Serang telah memberikan uang insentif atau uang (kadedeh) untuk Guru ngaji di Kota Serang. Tujuannya, agar guru ngaji tersebut terus mengajarkan ilmu Al-Qur'an kepada generasi muda di Kota Serang, minimal tidak buta huruf.
Wakil Walikota Serang, H Subadri Ushuludin memaparkan, terkait Program Pemerintah Kota Serang, yang akan memberikan insentif kepada guru ngaji di Kota Serang, sudah berjalan dan dilaksanakan.
"Alhamdulillah programnya sudah berjalan. Niatan kami atas nama Pemerintah Kota Serang akan konsisten dan terus komitmen, untuk mengakui keberadaan mereka," ujar Subadri, kepada BantenEkspose.com saat diwawancara usai melakukan kegiatan Seba Besar dan Halal Bi Halal, di Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (18/06/19).
Ia menuturkan, bahwa Pemkot Serang telah menyediakan anggaran untuk guru ngaji. Sementara, besaran insentif yang akan diberikan kepada guru ngaji, disesuaikan dengan jumlah guru ngaji tersebut.
"Itupun tidak mungkin setahun. Karena menyesuaikan anggaran kita. Untuk insentifnya sendiri, kami kirimkan melalui Transfer"ungkpanya.
Pendataan keberadaan guru ngaji, lanjut Subadri, juga telah dilakukan, melalui RT/RW dan Lurah.
"Kemarin kalau saya tidak salah dengar rielnya belum ada 3000 sekian. Karena 6000 sekian, dipotong dari Forum Diniyah Takmiliyah (FDT) yang sudah dianggarkan dari program hibah," pungkasnya. (Marino AS)
