Syafrudin Apresiasi Terbentuknya LP4 Kota Serang
0 menit baca
BantenEkspose.com - Terbentuknya Lembaga Penelitian Pengkajian dan Pengembangan (LP4) Kota Serang, dinilai memberikan manfaat terhadap masyarakat Kota Serang. Selain itu, LP4 Kota Serang juga sebagai mitra untuk memetakan program Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.
WaliKota Serang, H. Syafrudin mengatakan bahwa Pemkot Serang sangat apresiasi setinggi-tingginya terhadap pengukuhan LP4 Kota Serang. Karena, LP4KS dapat memberikan manfaat bagi Kota Serang.
"Kalau saya lihat dari AD/ARTnya, kemudian juga maksud tujuan terbentuknya LP4 Kota Serang ini, memberikan manfaat kepada Pemkot Serang. LP4 Kota Serang juga sebagai mitra untuk kemajuan Kota Serang," ujar Syafrudin, Rabu (26/06/2019).
Syafrudin memaparkan, bahwa dengan adanya LP4 Kota Serang juga dapat menentukan langkah-langkah program Pemkot Serang dan bisa membantu kekurangan-kekurangan Pemkot Serang.
"Artinya program Pemkot dan program LP4 Kota Serang ini searah. Apa yang dibutuhkan oleh Kota Serang ini banyak sekali. Jadi LP4 ini sangat dibutuhkan," ungkapnya.
Selain itu, kata Syafrudin, sesuai apa yang dibicarakan, Pemkot Serang memiliki program unggulan. program tersebut adalah Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang akan dibangun di tiga Kecamatan.
Kemudian, lanjut Syafrudin, Peran LP4 Kota Serang juga sangat diperlukan untuk mengkaji penempatan dan penataan. "Ini perlu pengkajian tentang RTH.
Kami juga butuh LP4 Kota Serang untuk mengkaji ini. Baik penempatan dan penataan. Mudah-mudahan bisa sinergis," katanya
Kemudian, program yang mendesak Pemkot Serang yakni membangun Masjid di alun-alun Kota Serang. Sementara, kata Syafrudin, Pemkot Serang hanya melanjutkan program Pemerintah sebelumnya.
"Persoalan Masjid sebenarnya kebijakan Pemerintahan yang lama. Bahkan sudah meletakan batu pertama di alun-alun. Hanya memang dinilai pro dan kontra. Pro kontra ini harus kita fasilitasi," katanya.
Untuk membangun masjid di alun-alun Kota Serang, lanjut Syafrudin, memerlukan kajian yang matang. Agar tidak terjadi pro dan kontra. Sebab, dirinya tidak menginginkan terjadinya persoalan yang tidak sinergis.
"Sehingga pada pembangunan masjid nanti tidak ada pro dan kontra. Makanya perlu ada kajian yang matang dulu," imbuhnya," tutupnya (Marino AS)
WaliKota Serang, H. Syafrudin mengatakan bahwa Pemkot Serang sangat apresiasi setinggi-tingginya terhadap pengukuhan LP4 Kota Serang. Karena, LP4KS dapat memberikan manfaat bagi Kota Serang.
"Kalau saya lihat dari AD/ARTnya, kemudian juga maksud tujuan terbentuknya LP4 Kota Serang ini, memberikan manfaat kepada Pemkot Serang. LP4 Kota Serang juga sebagai mitra untuk kemajuan Kota Serang," ujar Syafrudin, Rabu (26/06/2019).
Syafrudin memaparkan, bahwa dengan adanya LP4 Kota Serang juga dapat menentukan langkah-langkah program Pemkot Serang dan bisa membantu kekurangan-kekurangan Pemkot Serang.
"Artinya program Pemkot dan program LP4 Kota Serang ini searah. Apa yang dibutuhkan oleh Kota Serang ini banyak sekali. Jadi LP4 ini sangat dibutuhkan," ungkapnya.
Selain itu, kata Syafrudin, sesuai apa yang dibicarakan, Pemkot Serang memiliki program unggulan. program tersebut adalah Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang akan dibangun di tiga Kecamatan.
Kemudian, lanjut Syafrudin, Peran LP4 Kota Serang juga sangat diperlukan untuk mengkaji penempatan dan penataan. "Ini perlu pengkajian tentang RTH.
Kami juga butuh LP4 Kota Serang untuk mengkaji ini. Baik penempatan dan penataan. Mudah-mudahan bisa sinergis," katanya
Kemudian, program yang mendesak Pemkot Serang yakni membangun Masjid di alun-alun Kota Serang. Sementara, kata Syafrudin, Pemkot Serang hanya melanjutkan program Pemerintah sebelumnya.
"Persoalan Masjid sebenarnya kebijakan Pemerintahan yang lama. Bahkan sudah meletakan batu pertama di alun-alun. Hanya memang dinilai pro dan kontra. Pro kontra ini harus kita fasilitasi," katanya.
Untuk membangun masjid di alun-alun Kota Serang, lanjut Syafrudin, memerlukan kajian yang matang. Agar tidak terjadi pro dan kontra. Sebab, dirinya tidak menginginkan terjadinya persoalan yang tidak sinergis.
"Sehingga pada pembangunan masjid nanti tidak ada pro dan kontra. Makanya perlu ada kajian yang matang dulu," imbuhnya," tutupnya (Marino AS)
