NEWS

Soal Sidak di Ruang Pintar, Anggota Komisi 4 DPRD Pandeglang Beda Pendapat

Yangto SH, anggota Komisi IV DPRD Kab Pandeglang

Bantenekspose.com - Saat melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Pandeglang, Senin (10/06/2019), Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban mengatakan bahwa tahun depan, Sidak cukup mengakses aplikasi di ruang pintar, untuk memantau kehadiran dan kinerja pegawai.

Namun, pendapat berbeda dilontarkan Yangto, anggota komisi IV DPRD Pandeglang. Menurutnya, sebagai pimpinan daerah tetap harus turun ke bawah, tidak cukup di ruang pintar. Seharusnya, pimpinan kita ini waktunya ada dibawahlah, melihat kebutuhan masyarakat itu apa. Kemudian, Pandeglang juga masih masih terkendala Infrastruktur, Kesenjangan ekonomi masih banyak, pengangguran kita tinggi dan persoalan tenaga kerja.

"Kalau hanya menyinggung persoalan Inspeksi Mendadak (sidak) melalu sistem aplikasi, saya pikir tidak tepatlah untuk hari ini. Masyarakat, kalau tidak dibantu minimal bisa bertemu dengan pemimpin kita aja sudah senang itu. Keluh kesahnya didengar dan ada usaha untuk mengusulkan. Soalnya kalau sama dewan saja, kalau pimpinan daerah kita tidak setuju dengan hal tersebut, engga jadi itu barang,” ujar Yangto kepada Bantenekspose.com, melalui saluran handphone, Selasa (11/06/19)


Sebagai anggota DPRD Pandeglang yang masih aktif dan terpilih kembali pada Pileg 17 Apri 2019 dari partai Nasdem, Yangto menambahkan, adanya sistem aplikasi tersebut belum tentu baik juga untuk kita. Namun jika aplikasi tersebut secara implementasinya bagus tidak masalah. Tetapi jangan sampai adanya aplikasi dalam mematau pegawai tidak jelas dalam actionnya.

"Atau jangan-jangan saya ragu juga, kunjungan juga jarang pimpinan kita. Terbataslah, paling tidak ada beberapa persennya ada dibawah. Idealnya, 60 : 40, 40 persenya ada di meja 60 persenya ada diluar meja. Bagusnya begitu harapannya. Tapi mungkin pimpinan kita lain pandangannya,” ujar Yangto

Menurut kader Partai Nasdem tersebut,  soal sistem aplikasi untuk memantau kinerja pegawai harus dikaji ulang. “Harus dilihat ulang mengenai aplikasi tersebut, tingkat efektifitasnya,”  tandas Yangto (Alfa)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar