NEWS

Polda Banten Berhasil Turunkan Angka Lakalantas Saat Idul Fitri

BantenEkspose.com - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Banten berhasil menekan angka kejahatan sebesar 15,6 persen dari 32 kasus pada 2018 menjadi 27 kasus pada 2019 saat pengamanan momen Idul Fitri 1440 Hijriah.

Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir menjelaskan, setidaknya terdapat dua indikator yang menunjukan bahwa pengamanan Idul Fitri 1440 Hijriah sudah berjalan dengan sukses, pertama pada aspek Kamtibmas.

"Kita berhasil menekan angka kejahatan sebesar 15,6 persen dari 32 kasus pada tahun 2018 menjadi 27 kasus pada tahun 2019," kata Tomsi dalam dalam keterangan tertulisnya yang diterima bantenekspose.com, Kamis (13/6/2019).

Kedua, lanjut Tomsi, yakni aspek keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) angka kecelakaan lalu lintas turun sebesar 28,5 persen dari 35 kejadian pada 2018 menjadi 25 kejadian pada tahun 2019. 

"Selain itu korban luka berat juga turun sebesar 83 persen dan korban luka ringan mengalami penurunan sebesar 48 persen," ungkapnya.

Dikatakan Tomsi, berbagai pencapaian yang telah diraih Polda Banten ini sangat ditentukan oleh tingginya dedikasi personil dan kuatnya sinergi seluruh pemangku kepentingan, baik Polri, TNI, Pemerintah Daerah, instansi terkait maupun mitra kamtibmas lainnya.

"Adapun dedikasi dan sinergi tersebut akan kembali diuji oleh agenda Kamtibmas lainnya,  yang syarat akan tantangan, yakni pengamanan sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU)  di Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan berlangsung mulai besok (14/6/2019)," imbuhnya.

Lebih jauh, Kapolda Banten mengatakan, dengan adanya agenda tersebut, Provinsi Banten sebagai daerah penyangga ibu kota negara, memiliki potensi kerawanan kamtibmas yang cukup tinggi, diantaranya mobilisasi massa, aksi provokasi, hingga konflik sosial.

"Oleh karena itu, Polda Banten mengadakan apel konsolidasi sebagai momentum untuk mempersiapkan diri dan kesatuan serta mempersatukan sumber daya yang dimiliki Polda Banten untuk menjamin agar sidang PHPU dapat berjalan dengan aman," ujarnya.

Selain itu, Kapolda Banten juga mengajak kepada seluruh pemangku kepentingan untuk membimbing masyarakat agar menghormati langkah konstitusional dalam menyelesaikan sengketa pemilu, menghindari aksi massa, serta senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Emde)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar