Dinkop dan UKM Banten: 2000 Koperasi di Banten Tidak Aktif
0 menit baca
![]() |
| Tabrani, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Banten saat memberikan keterangan pers. (foto: emde/BE) |
Demikian dikatakan Tabrani, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Banten saat diwawancara usai acara Pembukaan Kegiatan Pelatihan e-Commerce bagi UKM Dinas Koperasi Provinsi Banten.
"Dari data sekitar 7.000 lebih yang dinyatakan aktif itu sekitar 5.300-an. Berarti sekitar 2.000 sudah dinyatakan tidak aktif," kata Tabrani, di Hotel Le-Dian, Jalan Jendral Soedirman, Ciceri, Kota Serang, Selasa (25/6/2019).
Sebelumnya, Tabrani mengatakan, pelaku UKM di Banten ada sekitar 153 ribu berdasarkan data BPS tahun 2016. Tetapi kewenangan pembinaannya tetap ada di kabupaten/kota.
"Yang hari ini kita lakukan ada 200 dari delapan kabupaten/kota," ujar Tabrani.
Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim mengungkapkan, pertumbuhan UKM di Provinsi Banten sangat luar biasa, sudah punya industri, dan produk masing-masing dengan berbagai jenis.
"Ini yang saya tadi bilang, ini belum semuanya. Ini baru belasan orang tapi begitu banyak pengembangan kreatifitas, inovasi dan semangat berkewirausahaan bagi masyarakat Banten, terutama kaum ibu-ibu," ungkap WH sapaan akrab Wahidin Halim. (Emde)
