Tolak People Power, Ini Pernyataan Tokoh Ulama dan Masyarakat Kota Serang
0 menit baca
![]() |
| Tokoh Ulama dan Masyarakat Kota Serang Serukan Tolak People Power |
Pernyataan itu dibuat melalui video testimoni yang direkam di Masjid Birrul Muttaqin, Warung Jaud, Kota serang, Banten dan dipublikasikan pada 21 Mei 2019.
Dalam rekaman yang berdurasi 29 detik itu, terdengar seruan ajakan kepada masyarakat untuk tidak mengikuti aksi "People Power" dan tetap menjaga kesatuan NKRI, serta mempercayakan hasil perhitungan suara kepada penyelenggara Pemilu (KPU) RI.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengikuti gerakan People Power. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa pasca Pemilu 2019. Terimakasih kepada aspek penyelenggara Pemilu KPU dan Bawaslu sehingga pelaksanaan dapat berjalan dengan jujur adil dan transparan,” seruan para tokoh itu.
Kapolres Serang Kota, AKBP Firman Affandi membenarkan rekaman video tersebut. Video berdurasi 29 detik ini merupakan upaya para tokoh masyarakat dan tokoh ulama dalam menjaga keutuhan NKRI.
“Ini merupakan langkah positif dalam menjaga keutuhan NKRI,” katanya, Selasa (21/5/2019).
Kapolres mengimbau terhadap para simpatisan, juga diharapkan untuk waspada dengan ancaman teror saat pelaksanaan aksi "People Power" yang sempat diunggah oleh kelompok teroris. Bagi masyarakat lain, ucap dia, untuk tidak memaksakan diri mengikuti aksi tersebut, mengingat tidak adanya jaminan keselamatan jika ancaman teror itu benar terjadi.
“Pihak kepolisian tentunya mengawal jalannya aksi, namun difikir kembali ancaman keselamatan akan teror yang berhasil diungkap oleh Kepolisian, hingga kini Kepolisian masih mencari tahu pengikut dari kelompok tersebut dan apa saja rencana teror yang akan dilakukan pada saat (People Power) nanti,” terangnya. (emde)
