Stabilkan Harga, Pemkot Serang Gelar Bazar Ramadhan
0 menit baca
BantenEkspose.com - Dinas Perdagangan Industri Koperasi (Perdaginkop) Usaha Kesil Menengah (UKM) Kota Serang, menyelenggarakan Bazar murah Ramadhan 1440 H, yang bertempat di wilayah Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Kamis (09/05/19).
Kepala Perdaginkop UKM Kota Serang, Yoyo Wicahyono mengatakan, penyelenggaraan bazar pada Ramadhan ini merupakan bentuk kepedulian untuk membantu masyarakat golongan menengah kebawah.
"Ada tiga hal. Pertama, membantu daya beli masyarakat. Kedua, Menstabilkan harga, dan yang ketiaga, membantu menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan kepada UKM,"ujar Yoyo Wicahyono.
Dikatakan Yoyo, ada beberpa perusahaan di Kota Serang yang dilibatkan dalam Bazar Ramadhan 1440 H ini. "Seperti yang kita lihat di spanduk, ada Bank Jabar, Bank Indonesia, Alfamart, Indomart, Alfamidi, Giant Express dan lain-lain," ungkapnya.
Untuk Bank jabar, lanjut Yoyo, dalam menyalurkan bantuan khusus warga yang lanjut usia atau jompo. Sementara, nilai ekonomis yang diberikan untuk masyarakat sebesar Rp. 115.000 Rupiah.
"Untuk yang jompo itu gratis. Nilai ekonomisnya itu 115.000. untuk masyarakat hanya dikenakan Rp. 15.000. Sisanya yang 115.000 itu disubsidi oleh Pemkot," ungkapnya.
Laporan: MaS
Kepala Perdaginkop UKM Kota Serang, Yoyo Wicahyono mengatakan, penyelenggaraan bazar pada Ramadhan ini merupakan bentuk kepedulian untuk membantu masyarakat golongan menengah kebawah.
"Ada tiga hal. Pertama, membantu daya beli masyarakat. Kedua, Menstabilkan harga, dan yang ketiaga, membantu menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan kepada UKM,"ujar Yoyo Wicahyono.
Dikatakan Yoyo, ada beberpa perusahaan di Kota Serang yang dilibatkan dalam Bazar Ramadhan 1440 H ini. "Seperti yang kita lihat di spanduk, ada Bank Jabar, Bank Indonesia, Alfamart, Indomart, Alfamidi, Giant Express dan lain-lain," ungkapnya.
Untuk Bank jabar, lanjut Yoyo, dalam menyalurkan bantuan khusus warga yang lanjut usia atau jompo. Sementara, nilai ekonomis yang diberikan untuk masyarakat sebesar Rp. 115.000 Rupiah.
"Untuk yang jompo itu gratis. Nilai ekonomisnya itu 115.000. untuk masyarakat hanya dikenakan Rp. 15.000. Sisanya yang 115.000 itu disubsidi oleh Pemkot," ungkapnya.
Laporan: MaS
