Sambut Ramadhan, Pawon Semar Tangsel Gelar Festival Warak Ngendog Semarang
0 menit baca
Bantenekspose.com - Guna
melanjutkan tradisi turun-temurun masyarakat Kota Semarang, Jawa Tengah, dalam
menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah, bertempat di Premier
Sport Village De Latinos BSD city, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Paguyuban Wong Semarang (Pawon Semar) selama
Dua hari mulai Sabtu, 4 Mei hingga 5 Mei 2019, menggelar acara “Festival Warak
Ngendog Semarang.
Tampak hadir Mayjen (Purn) H.
Hendardji Soepanji selaku Ketua Umum DPP Pawon Semar, didampingi seluruh Ketua
DPW Pawon Semar Jabodetabek. Acara dibuka oleh H. Hendardji Soepanji, Pukul 10.00 WIB dan diiringi oleh tarian
tradisional masyarakat Semarang, tari Denok Semarang.
Menurut H. Hendardji
Soepanji, Warak Ngendog Semarang merupakan tradisi akulturasi gabungan tiga budaya
antara Jawa, Arab dan Cina yang diperkenalkan dan dikembangkan oleh salah
seorang Wali Songo yaitu Kanjeng Sunan Kali Jogo kepada masyarakat Semarang
tiap menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
“Kegiatan kali ini, merupakan
yang pertama kalinya diadakan oleh DPW Pawon Semar Jabodetabek yaitu DPW Pawon
Semar Tangsel. Untuk selanjutnya akan diadakan secara bergilir tiap tahun di 13
DPW Pawon Semar se Jabodetabek,” kata Hendardji, melalui rilis yang diterima
Bantenekspose.com, Sabtu (04/05/2019).
Dari gabungan Tiga tradisi
budaya dalam festival Warak Ngendog Semarang tersebut, lanjut Hendardji,
merupakan bukti bahwa masyarakat Semarang itu dari dulu hingga sekarang, sangat
menjunjung tinggi sikap toleransi dan keberagaman antar masyarakatnya.
“Dalam kesempatan ini, saya
selaku Ketua umum DPP Pawon Semar Jabodetabek menyampaikan Marhaban Ya Ramadhan
dan Mohon maaf lahir dan batin, kepada warga Pawon Semar yang beragama Islam
dan akan menjalankan ibadah puasa bulan Ramadhan,” tutur Hendardji.
Hal senada juga disampaikan
oleh Ketua DPW Pawon Semar Tangsel Djoko Trihatmoko P. Menurut Djoko, tradisi
Warak Ngendog Semarang merupakan kegiatan dogderan warga Semarang yang beragama
Islam, dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
“Dalam kegiatan festival
Warak Ngendog Semarang tersebut diisi dengan berbagai kegiatan yang positif
seperti bazar UMKM, lomba mewarnai anak, senam bersama serta lomba memasak
makanan khas Semarang Mangut (masakan aneka jenis ikan),” ujar Djoko.
Dikatakan Djoko, Pawon Semar
merupakan organisasi Paguyuban Wong Semarang seJabodetabek. Organisasi ini
dibentuk sebagai wadah pemersatu masyarakat Semarang, yang tinggal diperantauan
Jabodetabek.
“Untuk menyambut datangnya
bulan suci Ramadhan ini, kami Pawon Semar yang ada di Jabodetabek, ingin ikut
serta berpartisifasi seperti warga Semarang saat ini dengan menggelar dogderan
festival Warak Ngendog Semarang,” terang Djoko.
Sementara itu, Yudo Hadianto
(Wakil Ketua I bidang Organisasi dan keanggotaan ) serta Imam Suchri (Wakil
Ketua II bidang Pariwisata Seni dan budaya, Sosial, kesejahteraan serta ekonomi
kreatifif) DPW Pawon Semar Kota Tangsel, keduanya kepada awak media mengatakan,
kegiatan festival Warak Ngendog Semarang merupakan forum silaturrahmi warga
Semarang yang berada di Jabodetabek.
Menurut keduanya, festival
seni dan budaya tersebut digelar selain untuk meneruskan tradisi masyarakat
Semarang dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, juga untuk membantu
Pemerintah daerah Semarang dalam memperkenalkan obyek-obyek serta destinasi
Pariwisata Kota Semarang kepada seluruh masyarakat Indonesia.
“Khusus untuk DPW Pawon Semar
Tangsel, Insya Allah kedepannya kami akan menjembatani pertemuan antara Pemkot
Tangsel dengan Pemkot Semarang, terkait penjajakan kerjasama yang saling
menguntungkan antar kedua kota tersebut, dalam mengembang sektor Pariwisata
masing-masing,” tandas Yudo Hadianto yang juga ASN Pemkot Tangsel. (Gus)

