Perjalanan Seba Baduy 2019, Diakhiri Dengan Pesan Jaga Serta Lestarikan Alam
0 menit baca
![]() |
| Foto: Dok. Humas Protokol Pemkab Lebak |
Bantenekspose.com - Rentetan kegiatan
seni dan budaya serta pameran yang menampilkan produk kreatif asli Lebak dalam
menyambut acara Seba Baduy 2019, Sabtu (4/5/2019) menemui puncaknya.
Pada
prosesi utama Upacara seba Baduy, Ayah Saidi yang menjabat Jaro Tanggungan
12, menyampaikan rasa hormat serta kepatuhan suku Baduy kepada pemerintah
serta memberi pesan-pesan kepada Ibu Gede atau Bupati Lebak, Iti Octavia
Jayabaya untuk senantiasa menjaga kelestarian alam, hutan, dan lingkungan
dimana suku Baduy percaya bahwa alam adalah salah satu titipan yang Maha Kuasa
untuk dilestarikan.
Menurutnya,
tugas tersebut tidak dapat dilakukan oleh masyarakat Baduy sendiri butuh
kerjasama semua pihak khususnya pemerintah untuk melaksanakan itu semua.
"Lojor
teu meunang dipotong, pondok teu meunang disambung, yang artinya panjang tidak
boleh/bisa dipotong, pendek tidak boleh/bisa disambung,” ungkap Jaro Ayah Saidi.
Bupati
Lebak Iti Octavia Jayabaya dalam sambutan penerimaannya, mengucapkan terimakasih
kepada masyarakat Baduy, yang senantiasa memegang teguh tradisi dalam menjaga
dan melestarikan alam.
![]() |
| Foto: Dok. Humas Protokol Pemkab Lebak |
Iti
Octavia Jayabaya, juga memohon dukungan masyarakat Baduy untuk bersama-sama
membangun Kabupaten Lebak dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas dan
sejahtera.
“Kami ngucapkeun hatur nuhun. Berkat kabehan kami nincak di periode kadua. Kami panjang keneh lalakon. Kami menta didukung ku masyarakat Baduy lima taun kaharepna, jeung ngabangun kabupaten lebak,” ungkap Iti Octavia Jayabaya
Untuk
diketahui, kegiatan Seba Baduy dilakukan setelah warga Baduy menjalani ritual
kawalu selama tiga bulan. Pada kurun waktu tersebut kawasan Baduy tertutup bagi
wisatawan.
Perayaan
Seba Baduy merupakan upacara tradisi sakral warga Baduy, yang tinggal di Desa
Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak, yang telah dilaksanakan secara
turun temurun sejak zaman Kesultanan Banten.
(Sumber:
Humas Protokol Pemkab Lebak)

