Pedagang Pasar Bayah Keluhkan Soal Keamanan Pasar
0 menit baca

Bantenekspose.com –
Sejumlah pedagang di pasar Bayah Kabupaten Lebak mengeluhkan kondisi keamanan
tempat mereka berjualan. Sebut saja, sekira pukul 01.00, Kamis dinihari
(16/05/2019) salah satu warung ada yang dibobol maling, sejumlah barang
dagangan pun raib.
Keluhan sejumlah pedagang yang biasa berjualan di pasar
Bayah tersebut, bukan tanpa alasan. Para
pedagang mengaku, sudah memenuhi kewajiban mereka dalam membayar retribusi
untuk keamanan dan kebersihan, sebesar Rp 5.000,- per hari.
“Saya cukup menyayangkan dengan pengelola pasar. Padahal saya
selalu bayar retribusi Rp 5000, untuk keamanan dan kebersihan, namun warung
saya kerap di bobol maling dan ini yang kesekian kalinya,” ujar Atmawijaya,
yang malam Kamis dinihari itu warungnya dibobol maling.
Pengelola pasar, kata Atma, mestinya bertanggungjawab atas
keamanan. “Saya minta pengamanan kembali dari pihak yang benar-benar siap
bertanggungjawab dalam hal ini," ungkap Atma dengan nada kesal.
Berkait uang retribusi, Wakil Pengelola Pasar Bayah, Nova
Ameliawati, membenarkan adanya retribusi Rp 5000.
"Benar yang dipungut retribusi itu, sebesar 5000 rupiah.
Rp 2.000 untuk PAD dan Rp 3.000 untuk kemanan dan kebersihan. Itu dipungut sama
paguyuban Pasar,” terang Nova
Sayangnya Kepala Pengelola Pasar Bayah, hingga berita ini
dirilis belum berhasil dikonfirmasi awak media.
Laporan: Odil - Bayah