Laz Harfa dan Pemkab Pandeglang Adakan Petemuan Lintas Sektoral
0 menit baca
Bantenekspose.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang menggelar pengembangan ekonomi lintas sektoral tingkat Kabupaten yang diinisiasi Lembaga Amil Zakat (Laz) Harfa, dengan tajuk "Pengembangan Ekonomi dan Kesehatan Berbasis Masyarakat", di lantai 2 gedung Sekertaris daerah (Setda) Pandeglang, Jum'at (24/5/2019).
Dalam kegiatan ini mereka menghadirkan Sekda Pandeglang Fery Hasanudin, seluruh Organisai Pemerintah Daerah (OPD) hingga unsur Muspika kecamatan di lingkungan Pemkab Pandeglang, serta unsur TNI dan kepolisian.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang Fery Hasanudin, dirinya sangat mengapresiasi, karena melibatkan pemberdayaan ekonomi dan kesehatan yang ada di empat dikecamatan. Kemudian harapan duafa (Harfa) ini juga ada kepedulian pada saat bencana tsunami.
"Harapan saya kalau bisa, program apa yang mereka dampingkan dengan sektoral yang ada di wilayah kita. saya harapkan bisa berjalan sesuai harapan, dan terkait BPD dampingi, monitor dan mengawal program ini betul-betul tepat sasaran kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat dan kesehatan bisa terwujud dan dapat betul-betul dirasakan oleh masyaarakat," ujar Fery kepada BantenEkspose di sela-sela kegiatan tersebut.
Di tempat yang sama, Kepala Manajer Laz Harfa Banten, Ii Irfan mengatakan, Lembaga Amil Zakat (Laz) Harfa memiliki 9 Desa dampingan yaitu di Kecamatan Sindang Resmi, Cigeulis, Sobang dan Cibaliung. Dalam program dampingannya, lanjut dia, Laz Harfa melakukan pemicuan kesadaran masyarakat dengan pentingnya sanitasi dan mendorong tahap demi tahap agar membuat jamban murni dari mereka sendiri.
"Kita ditahun ini dari tahun 2006 sudah ada 1000 (seribu) jamban yang sudah kita bangun tanpa subsidi di Pandeglang," ujar dia.
Sementara itu, ketua kelompok dampingan keuangan Mikro Barokah Laz Harfa, Ipah menambahkan, adanya kegitan yang dilakukan Laz Harfa di kampungnya dalam membentuk kelompok keuangan mikro banyak keuntungan. Karena pihaknya bisa membantu masyarakat sekitar, salah satunya usaha.
"Adanya usaha itu kami bisa menolong dulu dan meminjamkan uang dulu. apalagi itu uang ada di tabungan, dari tabungan sekarang yang minjem ke rentenir itu semakin berkurang. soalnya kita kalau punya kebutuhan kita bisa pinjam ke Kelompok Keuangan Mikro (KKM)," tutup Ipah.
Laporan: Alfa- Pandeglang
