ICW Sarankan Pers Jangan Nunggu Bola Muntah, WH: Saya Tidak Anti Kritik
0 menit baca
![]() |
| Peneliti ICW Ade Irawan (foto: Medcom.id) |
Terhadap para insan pers yang ada di Banten, Peneliti ICW Ade Irawan menyarankan, pers agar lebih pro aktif dalam menyikapi persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, salah satunya praktik korupsi atau KKN. Artinya, pers harus aktif mengedepankan metode investigatif atau liputan mendalam untuk memperdalam suatu persoalan (kasus) hinga ke akar-akarnya.
"Iya soal korupsi, teman-teman (pers) umumnya gak aktif, tunggu laporan atau ekspose dari aparat hukum," kata Ade saat dihubungi BantenEkspose.com untuk mempertegas pernyataannya itu, Rabu (15/5/2019).
Sebelumnya, pernyataan peneliti ICW itu dilontarkan saat dirinya menjadi panelis dalam sebuah kegiatan Talk Shaw dengan tajuk "Pemberantasan Korupsi di Banten" yang diinisiasi PWI Provinsi Banten, di Pendopo Gubernur Banten, belum lama ini.
Kemudian, pernyataan itu pun disambut baik oleh para insan pers yang hadir dalam kegiatan tersebut dan akan menjadi catatan organisasi profesi jurnalis ke depannya.
Menurut dia, sebetulnya metode tersebut bisa dilakukan oleh semua insan pers, asalkan ada keinginan dan kemauan untuk mengetahui sebuah problem yang terjadi di lapangan. Menurutnya, apalagi di Tanah Jawara ini nampak terlihat jelas praktik korupsi di permukaan.
"Padahal media bisa juga investigasi atau setidaknya liputan mendalam. Apalagi di Banten tanda-tanda korupsi proyek atau kegiatan kan banyak terlihat jelas," ujar Ade.
WH: Saya Tidak Anti Kritik
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Gubernur Banten Wahidin Halim alias WH yang juga sebagai panelis. Bagi WH tidak menjadi masalah kinerjanya dikritik insan pers asalkan berdasakan fakta dan data (objektif).
Selain itu, WH juga menyarankan agar pers maupun pimpinan redaksi melakukan tabayyun atau chek and riceck terlebih dahulu sebelum menyajikan berita menjadi konsumsi publik.
"Saya tidak anti kritik, tapi jangan provokatif. Saya tidak akan mempengaruhi apa-apa, saya hanya menyampaikan saja," ujar mantan Walikota Tangerang dua priode itu. (emde)
