GP Ansor Kota Tangerang, Siap Bendung Gerakan People Power
0 menit baca
![]() |
| GP Ansor Kota Tangerang sehabis melaksanakan Apel Kebangsaan 4444 Ansor. (Foto: Dok. Ahmad) |
"Terkait dengan gerakan People Power, untuk orang-orang yang tidak puas dengan hasil Pilpres, GP Ansor Kota Tangerang menolak gerakan tersebut, tentunya karena mengganggu kondusifitas dan keamanan negara," tegas Ahmad Sudarto, Ketua PC GP Ansor Kota Tangerang kepada BantenEkspose.com, Senin (20/05/2019)
Ia juga menilai bahwa gerakan tersebut bertendensi Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA). Selain itu, dirinya berharap pada masyarakat Kota Tangerang yang ikut serta dalam gerakan ini, agar mengurungkan niatnya dalam gerakan People Power.
"Tindakan SARA bisa saja terjadi. Kami berharap agar masyarakat yang tergabung dalam gerakan ini untuk mengurungkan niatnya. Karena jika tuntutan gerakan ini disebabkan oleh kecurangan, maka gunakanlah prosedur yang ditentukan dan diatur," imbuh Sudarto.
GP Ansor Kota Tangerang juga mengusahakan penanggulangan gerakan tersebut.
"Kami coba mengedukasi masyarakat bahwa ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan bila ada pelanggaran atau kecurangan yang terjadi dalam proses pilpres atau pemilu, tentunya dengan data yang valid," terang Sudarto.
Bagi Sudarto, tingkat toleransi di Kota Tangerang terbilang sangat baik, maka dari itu mereka memperkuat kerjasama antar umat beragama.
"Toleransi di Kota Tangerang sudah sangat baik, tentunya hal ini harus semakin kita pupuk, rawat dengan kerjasama antar umat beragama. Kami yakin hal-hal yang dapat pecah belah umat dapat kami hindari di Kota Tangerang," pungkas dia. (Gilang)
