NEWS

Eneng Juleha, 5 Kali Dirujuk ke RS Penyakit Tumornya Kian Parah

BantenEkspose.com - Eneng Juleha (46), warga Kampung Pagelaran Lor RT/RW 01/02 Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang pengidap penyakit tumor dibagian pergelangan tangan. Saat ini wanita asal Pagelaran sedang berbaring di ruangan Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat.

Dari informasi yang dihimpun, penyakit yang diidap warga Pagelaran itu sudah cukup lama, yakni sekitar 2 tahun berjalan. Namun, sampai hari ini masih belum ada tindakan sama sekali dari pihak Rumah Sakit (RS).

Endang, suami korban menceritakan, proses pengobatan sampai saat ini masih berjalan namun terhambat dengan biaya. Awalnya, pasien dirujuk dari RSUD Pandeglang ke RS Kabupaten Tangerang. Proses pengobatan pasien pun di RS tersebut berjalan sekitar 9 bulan lamanya. 

Setelah dari RS Kabupaten Tangerang, istri Endang ini dirujuk ke RS Siloam. Lalu, dari RS Siloam dirujuk lagi ke RS MMC. Terakhir dirujuk ke RS Cipto Jakarta.

"Nah, disitulah kami orang lelah bang, kesana kemari tidak ada tindakan sama sekali. Ujung-ujungnya istirahat, dikarenakan faktor biaya tidak mampu," ucap Endang kepada wartawan BantenEkspose.com, di RSUD Kabupaten Pandeglang, Senin, (13/5/2019).

Endang menuturkan, dalam penindakan rujukan Eneng untuk operasi juga terbilang lambat oleh RSUD Kabupaten Pandeglang, dikarenakan perlu adanya proses cek darah, jantung, selama hampir 2 minggu. Sehingga, penyakit tumor yang diderita pasien tersebut semakin membesar. 

"Sedangkan kita yang hanya memakai Kartu BPJS bukan umum. Mau scanning tunggu jadwal sampai 2 bulan nanti dikabarkan, sampai-sampai udah dapat jadwal operasi tidak ada kabar. Bukan penyakit nggak semakin membengkak," tutur Endang saat meceritakan kejadiannya 2 tahun yang lalu di RS Kabupaten Tangerang.

Ia kembali mengatakan, sampai akhirnya sekitar 2 hari yang lalu Eneng kembali lagi dibawa ke RSUD Pandeglang, sehingga harus dirawat inap dan tranfusi darah.

"Sudah Normal, akhirnya diperbolehkan pulang. Setelah pulang kembali pendarahan, dan belum pada tindakan kepada penyakit utamanya," imbuhnya.

Terpisah, Kepala Desa Pagelaran Endi Suryadi mengungkapkan, dirinya turut prihatin melihat kondisi yang dialaminya. Ia juga menceritakan sebelumnya Eneng sempat dibawa ke RS Labuan.

"Saya turut prihatin dengan kondisi Eneng Juleha. Awalnya mah penyakitnya masih kecil dan sempat dibawa ke Rumah Sakit Labuan. Tapi malah semakin besar penyakitnya, sempat sudah saya sarankan untuk ditangani penyakitnya lebih serius," kata Endi saat dikonfirmasi awak media melalui via telepon, Selasa (14/5/2019).

Ia juga berkomitmen akan terus mengawal warganya hingga ditangani dengan serius. Selain itu, Endi berharap supaya banyak orang yang peduli untuk membantu.

"Kita tetap terus kawal warga kami Eneng Julaeha ini. Mudah-mudahan banyak orang yang mau membantu," harap dia. 

Laporan: Alfa-Pandeglang
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar