Disnaker Kota Serang Klaim Angka Pengangguran Menurun
0 menit baca
BantenEkspose.com - Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang Hadi, mengklaim bahwa angka pengangguran di Kota Madani per tahunnya terus menurun hingga 5,71 persen.
"Tren angka pengangguran di Kota Serang itu tiap tahun menurun, terakhir kita berada diangka 5,71 persen," kata Hadi kepada bantenekspose.com, seusai mengikuti kegiatan peringatan May Day, di Alun-alun Barat Kota Serang, Rabu (1/5/2019).
Hadi menyebutkan, lowongan pekerjaan di Kota Serang tiap tahunnya tidak lebih dari 200 kursi lowongan pekerjaan dari 21 ribu. Ia mengaku pihaknya mampu menempatkan sekitar 1000 orang pekerja di semua sektor.
"Per tahun kita bisa mengentaskan sampai 1000 orang kita tempatkan, seperti bekerja diperusahaan, wirausaha mandiri dan lain sebagainya," sebutnya.
Kemudian upaya mengentaskan kemiskinan, tambah hadi, pemerintah sekarang sedang merencanakan perombakan tata ruang. Menurutnya, wilayah Kota Serang identik jauh dari industri, baik yang menengah maupun ke atas pada sektor perdagangan dan jasa. Sementara untuk penyerapan tenaga kerja masih sedikit jika mengandalkan di Kota Serang saja.
"Makanya ingin mencoba dirubah peta tata ruangnya. Mudah-mudahan pengangguran sedikit terurai. Kita akan memprioritaskan tenaga kerja lokal yang ada di kita," tutur Hadi. (emde)
"Tren angka pengangguran di Kota Serang itu tiap tahun menurun, terakhir kita berada diangka 5,71 persen," kata Hadi kepada bantenekspose.com, seusai mengikuti kegiatan peringatan May Day, di Alun-alun Barat Kota Serang, Rabu (1/5/2019).
Hadi menyebutkan, lowongan pekerjaan di Kota Serang tiap tahunnya tidak lebih dari 200 kursi lowongan pekerjaan dari 21 ribu. Ia mengaku pihaknya mampu menempatkan sekitar 1000 orang pekerja di semua sektor.
"Per tahun kita bisa mengentaskan sampai 1000 orang kita tempatkan, seperti bekerja diperusahaan, wirausaha mandiri dan lain sebagainya," sebutnya.
Kemudian upaya mengentaskan kemiskinan, tambah hadi, pemerintah sekarang sedang merencanakan perombakan tata ruang. Menurutnya, wilayah Kota Serang identik jauh dari industri, baik yang menengah maupun ke atas pada sektor perdagangan dan jasa. Sementara untuk penyerapan tenaga kerja masih sedikit jika mengandalkan di Kota Serang saja.
"Makanya ingin mencoba dirubah peta tata ruangnya. Mudah-mudahan pengangguran sedikit terurai. Kita akan memprioritaskan tenaga kerja lokal yang ada di kita," tutur Hadi. (emde)
