BI Banten Buka Layanan Penukaran Uang di Jalur Mudik Lebaran
0 menit baca
BantenEkspose.com - Menjelang lebaran atau hari raya Idul Fitri 1440 H, Bank Indonesia (BI) akan melayani kebutuhan masyarakat dan menyiapkan strategi pemenuhan uang rupiah melalui kebijakan distribusi uang dan layanan kas prima.
Oleh karenanya, Bank Indonesia melakukan langkah untuk memperluas tempat penukaran melalui kerja sama perbankan di titik-titik keramaian. Selain itu, mengintensifkan kerja sama dengan penyedia jasa transportasi.
Pemberian layanan kepada masyarakat tersebut, dilakukan melalui sinergi dengan perbankan melalui kegiatan yang bertajuk "Rupiah Untuk Negri: Titik Sinergi Bank Indonesia dan Perbankan Melayani Negeri". Langkah ini diaplikasikan dengan cara membuka kegiatan kas keliling di titik keramaian, seperti kantor perbankan dan instansi lain termasuk dijalur mudik.
Kepala Divisi Sistem Pembayaran KPW Bank Indonesia Provinsi Banten, Erry Suryanto mengatakan, secara nasional Bank indonesia menyiapkan layanan penukaran uang sebanyak 2.900 titik di seluruh wilayah Tanah Air, termasuk di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil), terhitung mulai dari tanggal 26 Mei-31 Mei 2019.
"Khusus untuk wilayah Provinsi Banten ada 100 titik penukaran, 44 titik penukaran yang dilakukan melalui kas keliling BI, maupun penukaran bersama dengan perbankan. Lebih dari 60 titik penukaran melalui kantor perbankan yang ditunjuk oleh masing-masing Bank, dengan waktu layanan yang telah ditentukan maupun dengan khas keliling oleh masing-masing Bank," kata Erry kepada awak media saat jumpa pers di kantor Bank Indonesia Perwakilan Banten, Jum'at (17/05/19).
Ia menuturkan, sinergi Bank Indonesia bersama 27 bank yang berkantor di wilayah Provinsi Banten, diharapkan dapat memberikan layanan penukaran uang kepada masyarakat secara lebih luas dan mudah dijangkau bagi masyarakat, seperti di wilayah Tanggerang Raya, Kabupaten/Kota Serang, Cilegon, Pandeglang dan Lebak.
"Kebutuhan uang kartal secara nasional pada periode ramadhan ini diperkirakan sebesar Rp217,1 triliun atau tumbuh 13,5 persen dibandingkan dengan priode tahun yang lalu. Kenaikan ini dalam rangka mengantisipasi kebutuhan libur panjang, serta kenaikan gaji dan pembayaran THR ASN maupun pegawai swasta," tuturnya.
Sekedar diketahui, pelaksanaan penukaran bersama Bank Indonesia dengan tujuh perbankan, akan dilaksanakan di Alun-alun Kota Serang pada tanggal 23, 24, 27 sampai 28 Mei 2019. Sementara, di Alun-alun Kota Cilegon pada tanggal 27 dan 28 Mei 2019. Dari masing-masing daerah akan dibuka pada pukul 09:00 WIB sampai dengan pukul 13:00 WIB.
"Setiap masyarakat yang memerlukan uang pecahan kecil dapat terlayani dengan baik. Untuk penukarannya sendiri dibatasasi, total 4 juta dengan komposisi (2 juta @10.000, 1 juta @5000 dan @2000). Adapun untuk kebutuhan pecahan lainnya dilayani sesuai dengan persediaan," pungkas Erry.
Laporan: Marino AS
Oleh karenanya, Bank Indonesia melakukan langkah untuk memperluas tempat penukaran melalui kerja sama perbankan di titik-titik keramaian. Selain itu, mengintensifkan kerja sama dengan penyedia jasa transportasi.
Pemberian layanan kepada masyarakat tersebut, dilakukan melalui sinergi dengan perbankan melalui kegiatan yang bertajuk "Rupiah Untuk Negri: Titik Sinergi Bank Indonesia dan Perbankan Melayani Negeri". Langkah ini diaplikasikan dengan cara membuka kegiatan kas keliling di titik keramaian, seperti kantor perbankan dan instansi lain termasuk dijalur mudik.
Kepala Divisi Sistem Pembayaran KPW Bank Indonesia Provinsi Banten, Erry Suryanto mengatakan, secara nasional Bank indonesia menyiapkan layanan penukaran uang sebanyak 2.900 titik di seluruh wilayah Tanah Air, termasuk di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil), terhitung mulai dari tanggal 26 Mei-31 Mei 2019.
"Khusus untuk wilayah Provinsi Banten ada 100 titik penukaran, 44 titik penukaran yang dilakukan melalui kas keliling BI, maupun penukaran bersama dengan perbankan. Lebih dari 60 titik penukaran melalui kantor perbankan yang ditunjuk oleh masing-masing Bank, dengan waktu layanan yang telah ditentukan maupun dengan khas keliling oleh masing-masing Bank," kata Erry kepada awak media saat jumpa pers di kantor Bank Indonesia Perwakilan Banten, Jum'at (17/05/19).
Ia menuturkan, sinergi Bank Indonesia bersama 27 bank yang berkantor di wilayah Provinsi Banten, diharapkan dapat memberikan layanan penukaran uang kepada masyarakat secara lebih luas dan mudah dijangkau bagi masyarakat, seperti di wilayah Tanggerang Raya, Kabupaten/Kota Serang, Cilegon, Pandeglang dan Lebak.
"Kebutuhan uang kartal secara nasional pada periode ramadhan ini diperkirakan sebesar Rp217,1 triliun atau tumbuh 13,5 persen dibandingkan dengan priode tahun yang lalu. Kenaikan ini dalam rangka mengantisipasi kebutuhan libur panjang, serta kenaikan gaji dan pembayaran THR ASN maupun pegawai swasta," tuturnya.
Sekedar diketahui, pelaksanaan penukaran bersama Bank Indonesia dengan tujuh perbankan, akan dilaksanakan di Alun-alun Kota Serang pada tanggal 23, 24, 27 sampai 28 Mei 2019. Sementara, di Alun-alun Kota Cilegon pada tanggal 27 dan 28 Mei 2019. Dari masing-masing daerah akan dibuka pada pukul 09:00 WIB sampai dengan pukul 13:00 WIB.
"Setiap masyarakat yang memerlukan uang pecahan kecil dapat terlayani dengan baik. Untuk penukarannya sendiri dibatasasi, total 4 juta dengan komposisi (2 juta @10.000, 1 juta @5000 dan @2000). Adapun untuk kebutuhan pecahan lainnya dilayani sesuai dengan persediaan," pungkas Erry.
Laporan: Marino AS
