Tak Diundang Acara Wisuda, Presma Untirta Ngaku Kecewa
0 menit baca
BantenEkspose.com - Hari ini, Rabu, 20 Maret 2019 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) kembali menggelar wisudawan-wisudawati Diploma ke-37, Sarjana ke-48, dan Pasca Sarjana ke-25 pada Gelombang I tahun 2019.
Di hari yang sakral dan membahagiakan bagi para wisudawan-wisudawati ini, bagi pengurus BEM Untirta justru sangat mengecewakan. Presiden Mahasiswa Untirta, Rafli Maulana mengatakan, seharusnya diagenda tersebut kebahagian itu justru dirasakan juga oleh mahasiswa, yang mendapat mandat dari mahasiswa sebagai orang nomor satu di kampus ternama di Banten.
"Faktanya pihak Rektorat sama sekali tidak ada i'tikad baik untuk mengundang Presiden Mahasiswa maupun Wakil Presiden Mahasiswa Untirta, untuk datang ke tempat wisuda yang diselenggarakan di The Royale Krakatau Hotel Cilegon," kata Rafli.
Rafli mengaku, dirinya sangat kecewa terhadap pihak kampus yaitu terhadap Rektorat lantaran tidak memberikan kesempatan kepadanya untuk bisa menghadiri agenda sakral itu secara resmi.
"Padahal setidaknya saya bisa melihat kebahagiaan kawan-kawan (wisudawan-wisudawati) dan senior saya yang sedang bahagia dihari wisudanya," keluh Rafli, kepada bantenekspose.com dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/3/2019) malam.
Rafli juga menyayangkan ketika mantan presma diundang untuk bisa hadir sedangkan dirinya sendiri tak diundang. "Kedepannya, BEM Untirta perlu dilibatkan dan diundang oleh pihak Rektorat dalam agenda apapun lebih khusus wisuda selanjutnya," harap Rafli .
Derri Giovani, mahasiwa asal fakultas Ekonomi mengamini apa yang dikatakan Presiden Mahasiswa Rafli maulana. "Saya juga jika menjadi Presma kalau tak diundang oleh Rektorat, saya akan sakit hati. Semoga rektorat Untirta ke depannya tidak seperti ini," harap Derri menimpal ucapan Rafli. (emde)
Di hari yang sakral dan membahagiakan bagi para wisudawan-wisudawati ini, bagi pengurus BEM Untirta justru sangat mengecewakan. Presiden Mahasiswa Untirta, Rafli Maulana mengatakan, seharusnya diagenda tersebut kebahagian itu justru dirasakan juga oleh mahasiswa, yang mendapat mandat dari mahasiswa sebagai orang nomor satu di kampus ternama di Banten.
"Faktanya pihak Rektorat sama sekali tidak ada i'tikad baik untuk mengundang Presiden Mahasiswa maupun Wakil Presiden Mahasiswa Untirta, untuk datang ke tempat wisuda yang diselenggarakan di The Royale Krakatau Hotel Cilegon," kata Rafli.
Rafli mengaku, dirinya sangat kecewa terhadap pihak kampus yaitu terhadap Rektorat lantaran tidak memberikan kesempatan kepadanya untuk bisa menghadiri agenda sakral itu secara resmi.
"Padahal setidaknya saya bisa melihat kebahagiaan kawan-kawan (wisudawan-wisudawati) dan senior saya yang sedang bahagia dihari wisudanya," keluh Rafli, kepada bantenekspose.com dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/3/2019) malam.
Rafli juga menyayangkan ketika mantan presma diundang untuk bisa hadir sedangkan dirinya sendiri tak diundang. "Kedepannya, BEM Untirta perlu dilibatkan dan diundang oleh pihak Rektorat dalam agenda apapun lebih khusus wisuda selanjutnya," harap Rafli .
Derri Giovani, mahasiwa asal fakultas Ekonomi mengamini apa yang dikatakan Presiden Mahasiswa Rafli maulana. "Saya juga jika menjadi Presma kalau tak diundang oleh Rektorat, saya akan sakit hati. Semoga rektorat Untirta ke depannya tidak seperti ini," harap Derri menimpal ucapan Rafli. (emde)
