Sering Bocor, Warga Pemanfaat Gas Metan Mengeluh
0 menit baca
Bantenekspose.com – Warga pemanfaat gas metan untuk
keperluan rumah tangga, saat ini mengeluhkan layanan penggunaan gas metan.
Pasalnya, pipa yang digunakan untuk menyalurkan gas metan itu tidak cocok,
hanya menggunakan pipa PVC. Akibatnya, saluran gas metan untuk warga mengalami
kebocoran.
Gangguan kebocoran piva tersebut diakui Fariansyah Kepala
UPT Tempat Pemrosesan Akhir sampah (TPA) Dengung, Desa Sindangmulya Kecamatan
Maja, Kabupaten Lebak
"Penyaluran gas metan untuk warga setempat terkendala. Penyebabnya,
kualitas pipa yang digunakan dinilai tidak cocok. Sehingga sering mengakibatkan
bocorannya saluran gas metan,” kata Fariansyah, Jum’at (23/03/2019).
Dijelaskan Fariansyah, saat ini pihaknya telah memberikan
pengajuan permohonan kepada dinas terkait, agar selang PVC diganti dengan pipa
karet merek (Pipa HDPE atau Wavin Black).
“Pipa tersebut rasanya sangat cocok untuk digunakan dalam
melakukan penyaluran gas metan,” uja Fariansyah.
Aswati warga setempat mengaku, kerepotan akibat tidak efektifnya
penyaluran gas metan untuk keperluan rumah tangga.
"Keseharian kita ibu-ibu kan harus menyiapkan
makanan, karena gas metan tidak berjalan efektif dan sering mengalami kebocoran
dari pipa,” katanya, seraya berharap perbaikan saluran gas metan dapat
diselesaikan dengan cepat.
Laporan: Kohar
