PMII: Kinerja 100 Hari Walikota Serang Tidak Maksimal
0 menit baca
100 Hari Kerja Walikota, PMII Geruduk Kantor Pemkot Serang
BantenEkspose.com - Ratusan mahasiswa yang terhimpun di dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Serang menggeruduk kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. Aksi unjuk rasa ini salah satu bentuk protes yang dilakukan aktivis mahasiswa dalam mengkritisi program 100 hari kerja Walikota dan Wakil Walikota Serang (Syafrudin - Subadri).
Dalam aksinya mereka menyoroti beberapa persoalan yang dihadapi masyarakat Kota Serang, diantaranya soal ekonomi, PKL, kemacetan dan kebersihan, terlebih tiga program kerja tersebut.
"Dari langkah kami pada bulan Januari lalu audiensi sampai tanggal 14 Maret ini, PMII menyimpulkan kinerja Walikota Serang tidak maksimal," kata Ketua PMII Kota Serang Abdul Muhit Hariri kepada awak media, Kamis (14/3/2019).
Muhit mengatakan, PMII lebih menyoroti soal PKL, walaupun di stadion diperuntukan untuk sarana olahraga, namun pemindahan relokasi PKL seharusnya tepat sasaran. Meski demikian, pihaknya mengaharapkan relokasi PKL ke Kepandean harus terlebih dahulu dipersiapkan infrastruktur yang memadai .
"Namun pada nyatanya semua tidak sesuai, dan akhirnya PKL enggan pindah karena tidak sesuai," ujar dia.
"Selanjutnya, PMII mendukung sepenuhnya program kerja Walikota Serang untuk ke depanya, hanya saja PMII akan melakukan jalur apapun demi kepentingan rakyat agar terasa oleh rakyat," tambah Muhit. (emde)
![]() |
| Ratusan Aktivis PMII menggelar Demonstrasi dan menilai kinerja 100 hari Walikota Serang tidak maksimal |
Dalam aksinya mereka menyoroti beberapa persoalan yang dihadapi masyarakat Kota Serang, diantaranya soal ekonomi, PKL, kemacetan dan kebersihan, terlebih tiga program kerja tersebut.
"Dari langkah kami pada bulan Januari lalu audiensi sampai tanggal 14 Maret ini, PMII menyimpulkan kinerja Walikota Serang tidak maksimal," kata Ketua PMII Kota Serang Abdul Muhit Hariri kepada awak media, Kamis (14/3/2019).
Muhit mengatakan, PMII lebih menyoroti soal PKL, walaupun di stadion diperuntukan untuk sarana olahraga, namun pemindahan relokasi PKL seharusnya tepat sasaran. Meski demikian, pihaknya mengaharapkan relokasi PKL ke Kepandean harus terlebih dahulu dipersiapkan infrastruktur yang memadai .
"Namun pada nyatanya semua tidak sesuai, dan akhirnya PKL enggan pindah karena tidak sesuai," ujar dia.
"Selanjutnya, PMII mendukung sepenuhnya program kerja Walikota Serang untuk ke depanya, hanya saja PMII akan melakukan jalur apapun demi kepentingan rakyat agar terasa oleh rakyat," tambah Muhit. (emde)
