Kemenag dan Lemhanas Sinergi Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan
0 menit baca
Bantenekspose.com - Menag RI Lukman Hakim Saifuddin
bersama Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) Agus Widjojo,
menandatangani nota kesepahaman terkait upaya pemantapan nilai-nilai
kebangsaan. Bersamaan dengan itu, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman
antara Gubernur Lemhanas dengan Rektor Universitas Semarang (USM) Andy
Kridasusila.
Penandatanganan
berlangsung di Kantor Lemhanas, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 10, Jakarta
Pusat. Hadir, sejumlah kalangan pejabat dari ketiga belah pihak.
Menuru
Agus Widjojo, nota kesepakatan ini mencakup lima hal, yaitu: 1) Peningkatan
kualitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan khususnya dalam nilai-nilai
kebangsaan; 2) Pelaksanaan pengkajian; 3) Penelitian dan pertukaran informasi
dalam rangka pengukuran ketahanan nasional; 4) Pertukaran tenaga ahli; dan 5)
Pemantapan nilai-nilai kebangsaan.
“Kerja
sama ini dalam rangka lebih mengoptimalkan sumber daya yang ada di
institusi-institusi negara. Kita menyadari betul bahwa tantangan kita saat ini
dan ke depan semakin tidak sederhana. Bagaimana agar seluruh warga bangsa
memiliki pemahaman yang utuh terhadap wawasan kebangsaan, terhadap ketahanan
nasional kita,” terang Menag di Jakarta, Jumat (15/03).
Menurut
Menag, agama memiliki peran dan posisi yang strategis dalam memberikan landasan
kecintaan setiap warga kepada bangsanya. Penandatanganan nota kesepahaman
ini menurutnya juga dimaksudkan agar terjadi pertukaran pengetahuan antar SDM
di masing-masing institusi yang lebih mendalam terkait wawasan kebangsaan dan
kecintaan kepada tanah air .
“Apalagi
kami (di lingkungan Kemenag) para pegiat kegiatan keagamaan, para tokoh agama,
para pendidik, guru-guru agama, sangat memerlukan wawasan yang cukup, bagaimana
pertahanan nasional ini senantiasa kita jaga dan kita pelihara, kita rawat
sebaik-baiknya. Yang sesungguhnya dalam rangka tidak hanya menebar nilai-nilai
kebajikan bagi sesama manusia tapi juga sekaligus dalam rangka mencintai tanah
air kita tercinta,” ujarnya.
Agus
Widjojo mengatakan, dalam waktu dekat, kerja sama Lemhanas dengan Kementerian
Agama akan ditindaklanjuti dengan pelatihan pemantapan nilai-nilai kebangsaan
dengan peserta kurang lebih 100 orang.
“Sinergi
antara tiga institusi ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya kita
bersama dalam membangun wawasan kebangsaan dan sebagai pra syarat mutlak dalam
mendukung ketahanan nasional yang tangguh,” tandasnya.
Agus
berharap ketiga insitusi ini bisa saling bersinergi guna menghasilkan capaian
dan sasaran yang lebih optimal. Ia juga menyebutkan pentingnya kerja sama ini
guna mencapai kesamaan kepentingan, khususnya dalam merespons perkembangan
akhir-akhir ini. Selain itu, hal penting lain menurutnya untuk lebih
merevitalisasi nilai-nilai kebangsaan, konvesus dasar kebangsaan, yang meliputi
pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. (rls/red)
