Hari Ketiga Belas, Satgas TMMD Rehab Mesjid Darussalam
0 menit baca
BantenEkspose.com - Cuaca hujan deras yang turun membasahi seluruh Kabupaten Pandeglang, termasuk lokasi kegiatan TMMD ke-104 di Desa Mekarsari tidak mematahkan semangat Satgas TMMD dalam melaksanakan tugasnya.
Memasuki hari ketiga belas ini, Satgas TMMD ke-104 Kodim 0601/Pandeglang mengerjakan perehaban masjid Darussalam di Kampung Saluyu, Desa Mekarsari, Kecamatan Bojong, Pandeglang.
Komandan SSK juga Danramil 0108/Bojong, Kapten Inf Heri Hermawan
mengatakan, pekerjaan difokuskan untuk menyelesaikan perehaban mesjid Darussalam, kegiatan yang dilaksanakan yaitu pengecatan dan pemasangan plafon.
"Jadi walaupun cuaca hujan satgas TMMD dan warga masyarakat masih bisa melaksanakan pekerjaan," kata Heri, dalam keterangan tertulisnya kepada bantenekspose.com, Selasa (12/3/2019).
Serka Maryana, tim pelaksana dilapangan menuturkan, semua kegiatan terutama kegiatan fisik ditargetkan sebelum tanggal 26 Maret 2019 mendantang harus sudah rampung. "Harus sudah selesai, waktu yang ada kita manfaatkan untuk tetap bekerja sehingga target dan sasaran bisa tercapai dengan baik," tuturnya.
Sementara itu, warga setempat, Aris, mengapresiasi kinerja TNI, lantaran tidak mengenal lelah terus bekerja demi membangun kampung tersebut. Bahkan dirinya merasa terharu dengan pengorbanan para anggota TNI itu.
"Walau kondisi medan dan cuaca tidak bersahabat, namun tidak menghalangi mereka (bapak-bqpak TNI) untuk terus melaksanakan tugas-tugasnya," ungkapnya.
Memasuki hari ketiga belas ini, Satgas TMMD ke-104 Kodim 0601/Pandeglang mengerjakan perehaban masjid Darussalam di Kampung Saluyu, Desa Mekarsari, Kecamatan Bojong, Pandeglang.
Komandan SSK juga Danramil 0108/Bojong, Kapten Inf Heri Hermawan
mengatakan, pekerjaan difokuskan untuk menyelesaikan perehaban mesjid Darussalam, kegiatan yang dilaksanakan yaitu pengecatan dan pemasangan plafon.
"Jadi walaupun cuaca hujan satgas TMMD dan warga masyarakat masih bisa melaksanakan pekerjaan," kata Heri, dalam keterangan tertulisnya kepada bantenekspose.com, Selasa (12/3/2019).
Serka Maryana, tim pelaksana dilapangan menuturkan, semua kegiatan terutama kegiatan fisik ditargetkan sebelum tanggal 26 Maret 2019 mendantang harus sudah rampung. "Harus sudah selesai, waktu yang ada kita manfaatkan untuk tetap bekerja sehingga target dan sasaran bisa tercapai dengan baik," tuturnya.
Sementara itu, warga setempat, Aris, mengapresiasi kinerja TNI, lantaran tidak mengenal lelah terus bekerja demi membangun kampung tersebut. Bahkan dirinya merasa terharu dengan pengorbanan para anggota TNI itu.
"Walau kondisi medan dan cuaca tidak bersahabat, namun tidak menghalangi mereka (bapak-bqpak TNI) untuk terus melaksanakan tugas-tugasnya," ungkapnya.
