Siswa Membludak, MTsN 2 Kota Serang Minim Ruang Kelas
0 menit baca
![]() |
| Kepala MTsN 2 Kota Serang, Drs Basroh Amirudin |
Kepala MTsN 2 Kota Serang, Drs Basroh Amirudin mengatakan, setiap tahunnya jumlah siswa terus meningkat. Namun, jumlah ruang kelas untuk kebutuhan KBM tidak meningkat. Sehingga ruangan yang dimiliki saat ini masih terbatas.
"Jumlah yang ada 11 lokal (kelas), tapi jumlah kelas ada 12. Jadi ada 1 kelas yang saya skat 2 untuk 2 kelas. Jumlah siswa kita tiap tahunnya meningkat, cuma jumlah kelas kita nggak meningkat," keluh Basroh kepada bantenekspose.com saat ditemui di kantornya, di Jalan Tinggar - Nyapah Km. 02 Kelurahan Cipete, Kecamatan Curug, Rabu (27/2/19).
Basroh menyebutkan, pembangunan ruang kelas tersebut rencananya pada 2019 ini mendapatkan bantuan dari PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), tetapi hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan kepastian.
"PUPR ini rencananya 2019, katanya. Tapi kita belum ada bocoran lagi. Mudah-mudah kita dibantu," imbuhnya. Seraya memohon do'a kepada awak media.
Basroh mengakui, setiap tahun pihaknya selalu mengusulkan pembangunan ruang kelas ke pusat melalui anggaran DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) untuk pembangunan ruang kelas dan gedung perpustakaan. Ia mengatakan, kekurangan kelas ini sudah cukup lama, yaitu sejak 2017 lalu.
"Jadi, setiap tahunnya kita mengusulkan dari anggaran DIPA itu untuk pengadaan ruang kelas, misalnya. Pengadaan gedung perpustakaan. Tetapi penetapannya kan bukan oleh kita tapi dari pusat. Sudah hampir 2 tahun kekurangan kelas ini," akunya.
Diketahui, MTsN 2 Kota Serang memiliki jumlah murid yang cukup signifikan, yaitu sekitar 430 siswa. Sementara per kelasnya rata-rata mengantongi 32-34 siswa.
"Kelas VII itu ada 4 kelas dari kelas A sampai D. Begitupun kelas VIII dan IX dari A sampai D," pungkas mantan aktivis PMII Ciputat itu. (emde)
